Media tanam ideal untuk mint adalah campuran tanah subur, kompos matang, dan sekam bakar dengan perbandingan 1:1:1. Mint menyukai lokasi yang mendapat sinar matahari pagi selama 4-6 jam sehari, namun terlindung dari teriknya matahari siang yang berlebihan. Jika ditanam langsung di bedengan tanah, berikan jarak tanam sekitar 30 cm antar tanaman agar sirkulasi udara di sekitar perakaran tetap terjaga dengan baik.
Penyiraman dilakukan 1 hingga 2 kali sehari tergantung kondisi cuaca, pastikan media tanam tetap lembap tetapi tidak tergenang air untuk mencegah pembusukan akar. Berikan pupuk organik cair yang kaya unsur nitrogen setiap 14 hari sekali sebanyak 250 ml per pot untuk memicu pertumbuhan daun baru yang segar. Pemangkasan rutin ujung tanaman wajib dilakukan agar mint tidak tumbuh meliuk panjang dan gundul di bagian bawah.
Pemanenan pertama dapat dilakukan saat tanaman berumur 60-90 hari setelah tanam atau ketika tingginya mencapai 15-20 cm. Cara memanennya adalah dengan memotong 2-3 ruas daun teratas menggunakan gunting steril pada pagi hari saat kandungan minyak atsiri sedang tinggi. Pemangkasan panen secara teratur justru akan merangsang tunas lateral baru bermunculan sehingga tanaman semakin rimbun dan produktif.