Penyebab utama daun mint menguning adalah frekuensi penyiraman yang tidak tepat dan drainase pot yang tersumbat. Di musim kemarau, lakukan penyiraman 1 sampai 2 kali sehari pada pagi sebelum jam 08.00 dan sore setelah jam 16.00, pastikan air mengalir lancar dari lubang bawah pot sebanyak 200 hingga 300 ml per pot ukuran sedang. Jika media tanam terlalu becek selama lebih dari 3 hari, akar akan membusuk, kekurangan oksigen, dan memicu klorosis pada daun bagian bawah.
Pengurusan nutrisi media tanam juga sangat krusial karena mint tumbuh sangat cepat dan rakus hara. Berikan pupuk organik cair atau kompos matang sebanyak 100 gram per pot setiap 2 minggu sekali untuk menjaga ketersediaan nitrogen dan mikroba tanah. Jika tanaman sudah berumur lebih dari 6 bulan di pot yang sama, lakukan pemangkasan rutin 30 persen tajuk dan pembaruan media tanam dengan campuran tanah, kompos, dan sekam bakar berbanding 1:1:1.
Selain faktor fisik dan kimia, serangan hama musiman seperti tungau merah dan thrips sering melonjak saat cuaca panas dan kering. Tempatkan tanaman mint di lokasi yang mendapat sinar matahari pagi selama 4 hingga 6 jam, lalu beri naungan parsial saat terik siang hari. Lakukan pengamatan rutin seminggu dua kali pada permukaan bawah daun untuk mendeteksi keberadaan hama secara dini sebelum kerusakan menyebar ke seluruh rumpun.