Pengendalian hama secara mekanis merupakan langkah pertama yang sangat efektif untuk skala rumahan maupun komersial. Jika ditemukan ulat atau telur hama pada pagi hari sekitar pukul 06.00 hingga 08.00, lakukan pemungutan secara manual dan musnahkan. Untuk mencegah perkembangbiakan kutu daun dan tungau, penyemprotan air bertekanan sedang pada balik daun dapat dilakukan dua kali seminggu saat penyiraman pagi.
Sirkulasi udara yang buruk akibat rimbunnya tanaman mint sering kali menjadi sarang favorit hama. Lakukan pemangkasan pemeliharaan setiap tiga hingga empat pekan sekali dengan memotong sepertiga bagian atas batang. Batang hasil pangkasan ini tidak hanya mengurangi kelembapan mikro di sekitar media tanam, tetapi juga merangsang pertunasan baru yang segar dan sehat.
Jika serangan hama berlanjut, pemanfaatan ekstrak daun mimba atau larutan sabun cair cair yang diencerkan dapat diaplikasikan setiap tiga hari sekali pada sore hari sekitar pukul 16.00 hingga 17.00. Hindari melakukan penyemprotan di tengah hari yang terik karena dapat menyebabkan daun mint terbakar. Apabila terpaksa menggunakan pestisida komersial, selalu prioritaskan konsultasi dengan petugas BPP setempat.