Penyiraman dilakukan 2 kali sehari (pagi dan sore) pada musim kemarau, namun dikurangi menjadi 1 kali sehari saat musim hujan. Hindari genangan air karena dapat menyebabkan busuk akar. Pemupukan dasar menggunakan pupuk kandang matang sebanyak 10-15 ton per hektar atau setara 2-3 kg per meter persegi untuk lahan sempit. Tambahkan pupuk NPK 16-16-16 dengan dosis sesuai anjuran label setiap 2 minggu sekali pada masa pertumbuhan vegetatif.
Penyiangan gulma dilakukan setiap 2 minggu sekali untuk mengurangi persaingan nutrisi. Pemangkasan cabang yang tidak produktif dapat dilakukan saat tanaman berumur 1-2 bulan untuk merangsang pertumbuhan tunas baru. Jintan putih mulai berbunga pada umur 60-70 hari setelah tanam, dan buah siap panen setelah 100-120 hari, ditandai dengan perubahan warna dari hijau menjadi cokelat kekuningan. Panen dilakukan pagi hari dengan memotong tangkai buah, lalu dijemur 2-3 hari hingga kering.
Hama yang sering menyerang adalah kutu daun dan ulat tanah. Untuk mengendalikannya, gunakan pestisida nabati seperti ekstrak daun mimba atau serai wangi. Penyakit utama adalah layu fusarium dan embun tepung yang muncul saat kelembaban tinggi. Pencegahan dilakukan dengan rotasi tanaman dan drainase baik. Jika serangan berat, konsultasikan dengan penyuluh pertanian setempat untuk rekomendasi fungisida yang tepat.