Untuk tanaman gambir muda (0-2 tahun), berikan pupuk NPK 15-15-15 sebanyak 100-150 gram per pohon per aplikasi, dua kali setahun. Campurkan juga pupuk kandang matang sebanyak 5-10 kg per pohon setahun sekali, idealnya pada awal musim hujan. Pemupukan dilakukan dengan cara dibenamkan dalam parit melingkar di sekitar tajuk, sedalam 10-15 cm, lalu ditutup tanah. Hindari pemupukan saat tanah terlalu kering atau basah agar akar tidak terbakar.
Untuk tanaman gambir dewasa (di atas 2 tahun), dosis pupuk NPK ditingkatkan menjadi 200-300 gram per pohon per aplikasi, dua kali setahun. Pupuk kandang tetap diberikan 5-10 kg per pohon setahun sekali. Pada saat tanaman mulai berbunga dan menghasilkan getah, tambahkan pupuk KCl sebanyak 50-100 gram per pohon untuk meningkatkan kualitas getah. Pemupukan KCl dilakukan bersamaan dengan pemupukan NPK kedua (awal kemarau). Jika tanaman menunjukkan gejala kekurangan unsur mikro (daun menguning di antara tulang daun), semprotkan pupuk daun yang mengandung Mg, Fe, dan Zn sesuai dosis anjuran pada label.
Pemupukan gambir harus disesuaikan dengan kondisi tanah. Lakukan analisis tanah sederhana atau konsultasi dengan BPP setempat untuk mengetahui kebutuhan hara spesifik. Hindari pemupukan berlebihan karena dapat menyebabkan pertumbuhan vegetatif berlebih, mengurangi produksi getah, dan mencemari lingkungan. Penyiangan gulma secara teratur juga penting agar pupuk tidak diserap gulma. Dengan pemupukan yang tepat, tanaman gambir dapat berproduksi optimal selama 20-30 tahun.