Cara Merawat Tembakau Agar Subur

Tembakau (Nicotiana tabacum) memerlukan perawatan intensif sejak pembibitan hingga panen agar daunnya lebar, tebal, dan berkualitas tinggi.

Jawaban singkat

Pilih lahan dengan tanah gembur, subur, pH 5.5-6.5, dan drainase baik. Lakukan pengolahan tanah sedalam 30-40 cm, beri pupuk kandang 10-20 ton/ha, dan buat bedengan selebar 1 meter dengan tinggi 30 cm. Waktu tanam ideal di awal musim kemarau (April-Mei) untuk menghindari kelebihan air dan serangan jamur. Jarak tanam 100x60 cm untuk satu batang per lubang, atau 120x80 cm untuk dua batang.

Ringkas: Tembakau

Cahaya
Sinar matahari penuh minimal 8 jam/hari
Penyiraman
Siram 2–3 hari sekali pada musim kemarau, hindari genangan
Musim
Tanam awal musim kemarau (April-Mei), panen hingga September-Oktober
Tingkat Kesulitan
Sedang

Membutuhkan perawatan intensif, pengendalian hama/penyakit, dan proses pasca panen khusus

Penyiraman dilakukan rutin setiap pagi atau sore, terutama saat musim kemarau. Beri air secukupnya agar tanah lembab tapi tidak tergenang. Mulsa jerami setebal 5-10 cm di sekitar pangkal batang membantu menjaga kelembaban dan menekan gulma. Pemupukan susulan dengan NPK 15-15-15 dosis 200-300 kg/ha pada umur 15, 30, dan 45 HST, ditambah KNO3 50-100 kg/ha pada fase pembentukan daun.

Pemangkasan (topping) dilakukan saat tanaman mulai berbunga, yaitu umur 60-70 HST, dengan memotong bunga dan 2-3 daun pucuk. Ini memacu pertumbuhan daun bawah menjadi lebih lebar dan tebal. Lakukan juga pemangkasan tunas samping (suckering) setiap 3-5 hari sekali. Pengendalian hama (ulat, kutu daun, trips) dan penyakit (layu bakteri, mosaik) dilakukan dengan rotasi tanaman, sanitasi, dan penggunaan agens hayati seperti Beauveria bassiana.

Panen dilakukan bertahap saat daun matang fisiologis, ditandai dengan warna hijau kekuningan, permukaan mulai mengkilat, dan tepi agak melengkung. Biasanya 70-90 HST, petik 2-3 daun terbawah per minggu, total 8-12 kali petik. Daun dikeringkan dengan diangin-anginkan di gudang pengering (curing) selama 4-8 minggu. Setelah kering, daun diikat dan disimpan di tempat sejuk, kering, dan gelap.

Langkah-langkah

  1. Pilih lahan subur pH 5.5-6.5, olah tanah, beri pupuk kandang 10-20 ton/ha, buat bedengan.
  2. Tanam bibit umur 30-40 hari di awal kemarau (April-Mei) dengan jarak 100x60 cm.
  3. Siram rutin pagi/sore, beri mulsa jerami, pupuk NPK 15-15-15 200-300 kg/ha pada 15, 30, 45 HST.
  4. Lakukan topping saat berbunga (60-70 HST), buang tunas samping tiap 3-5 hari.
  5. Panen daun matang fisiologis (70-90 HST) bertahap, keringkan dengan curing 4-8 minggu.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kapan waktu tanam tembakau yang tepat?

Awal musim kemarau (April-Mei) agar terhindar dari kelebihan air dan serangan jamur.

Berapa jarak tanam ideal?

100x60 cm untuk satu batang per lubang, atau 120x80 cm untuk dua batang.

Mengapa daun tembakau saya kecil dan tipis?

Kekurangan pupuk nitrogen atau topping terlambat. Beri pupuk NPK 15-15-15 dan lakukan topping saat bunga muncul.

Bagaimana cara mengatasi hama ulat pada tembakau?

Gunakan agens hayati Bacillus thuringiensis atau Beauveria bassiana. Semprotkan pada sore hari setiap 5-7 hari.

Apakah tembakau bisa ditanam di musim hujan?

Kurang dianjurkan karena risiko penyakit jamur tinggi. Jika terpaksa, tanam di bedengan tinggi dan gunakan mulsa plastik.

Lebih lanjut tentang Tembakau

Panduan terkait

Perawatan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.