Cara panen tembakau: petik daun satu per satu mulai dari daun bawah ke atas. Gunakan tangan kosong atau gunting steril untuk memotong tangkai daun tepat di pangkal batang. Hindari merobek daun. Setiap pohon dipanen 3-5 kali dengan interval 5-7 hari tergantung varietas dan kondisi cuaca. Daun yang dipanen segera dikumpulkan dalam keranjang bambu atau wadah berlubang agar tidak lembab.
Setelah dipetik, daun tembakau harus segera diangin-anginkan di tempat teduh selama 1-2 jam untuk mengurangi kadar air lapangan. Selanjutnya daun diikat dalam ikatan kecil (10-15 lembar) dengan tali rafia atau bambu. Ikat di bagian pangkal tangkai, jangan terlalu kencang agar sirkulasi udara tetap baik. Daun siap masuk proses pengeringan (curing) dalam barn atau dijemur tergantung metode.
Waktu panen yang tepat sangat krusial. Jika panen terlalu muda, daun tipis dan kadar gula tinggi sehingga sulit dikeringkan. Jika terlalu tua, daun tebal dan kasar, serta kadar nikotin tinggi yang menurunkan kualitas. Di musim kemarau (April-Oktober) panen bisa lebih cepat 5-7 hari dibanding musim hujan. Selalu catat tanggal tanam dan perhatikan kondisi daun setiap hari untuk menentukan waktu panen optimal.