Penyiraman gowok bervariasi sesuai umur tanaman; bibit berumur di bawah 1 tahun memerlukan penyiraman 1 kali sehari sebanyak 5 hingga 10 liter air pada pagi hari. Ketika pohon sudah dewasa dan berakar dalam, frekuensi penyiraman dapat dikurangi menjadi 2 hingga 3 kali seminggu saat musim kemarau, sedangkan saat musim hujan penyiraman cukup mengandalkan air hujan dengan menjaga drainase tanah agar tidak tergenang.
Pemupukan rutin menjadi kunci vital agar pohon gowok tumbuh subur dan tidak meranggas. Berikan pupuk kandang yang telah matang sempurna sebanyak 10 hingga 15 kilogram per pohon setiap 6 bulan sekali pada awal dan akhir musim hujan, serta tambahkan pemupukan susulan berunsur hara seimbang sesuai petunjuk praktis untuk merangsang pembentukan tajuk dan pembungaan.
Pemangkasan bentuk dan sanitasi kebun perlu dilakukan setiap 3 sampai 4 bulan sekali dengan memotong cabang steril yang saling bersilangan serta tunas air. Langkah ini menjaga sirkulasi udara di dalam tajuk tetap lancar, meminimalkan kelembapan berlebih penyebab jamur, dan memastikan distribusi hara terfokus pada pertumbuhan vegetatif yang sehat serta pembentukan buah gowok.