Persiapan lahan dimulai dengan membuat lubang tanam berukuran 60x60x60 cm sekurang-kurangnya 2 minggu sebelum penanaman bibit. Campurkan tanah galian bagian atas dengan 15-20 kg pupuk kandang sapi atau kambing yang telah terdekomposisi sempurna serta 250 gram pupuk fosfat dasar. Biarkan lubang terdedah sinar matahari selama 7-10 hari untuk membunuh patogen tanah sebelum bibit ditanam secara tegak lurus dan disiram dengan 10-15 liter air hingga tanah lembap merata.
Perawatan rutin gowok meliputi penyiraman sebanyak 1-2 kali sehari pada fase awal pertumbuhan (0-6 bulan pertama) dan penyiraman 2 hari sekali saat musim kemarau setelah tanaman mapan. Pemupukan susulan dilakukan 3 kali setahun pada awal, pertengahan, dan akhir musim hujan dengan mengaplikasikan 200-500 gram pupuk NPK seimbang per pohon secara melingkar di bawah tajuk. Penyiangan gulma radius 1 meter di sekitar pangkal batang wajib dilakukan setiap bulan untuk mencegah perebutan nutrisi tanah.
Pohon gowok umumnya mulai berbunga pada usia 3-5 tahun, ditandai dengan munculnya dompolan bunga di batang utama atau cabang tua. Dari fase berbunga hingga buah matang sempurna dibutuhkan waktu sekitar 3-4 bulan. Buah gowok siap dipanen ketika kulitnya berubah warna dari merah keunguan menjadi ungu gelap atau kehitaman dengan tekstur daging yang sedikit lunak saat ditekan. Panen dilakukan dengan memotong tangkai dompolan menggunakan gunting pangkas tajam agar tidak merusak mata tunas pembungaan berikutnya.