Panduan Lengkap Pemupukan Sirsak agar Berbuah Lebat dan Manis

Pemupukan sirsak yang tepat menggabungkan pupuk organik berkala dan pupuk anorganik berimbang sesuai fase pertumbuhan tanaman untuk hasil buah yang optimal.

Jawaban singkat

Pada masa pertumbuhan awal atau fase vegetatif (umur 1-2 tahun), tanaman sirsak membutuhkan asupan nitrogen tinggi untuk pembentukan tajuk dan sistem perakaran yang kuat. Berikan 10-15 kg pupuk kandang matang per pohon setiap 6 bulan sekali, tepatnya pada awal musim hujan (Oktober-November) dan akhir musim hujan (April-Mei). Dampingi dengan pupuk NPK seimbang sebanyak 100-200 gram per pohon yang diberikan setiap 3 bulan sekali dengan cara ditugal di sekeliling tajuk.

Ringkas: Sirsak

Cahaya
Sinar matahari penuh (8-10 jam sehari)
Penyiraman
Sedang, siram 1-2 kali sehari saat kemarau
Musim
Sepanjang tahun
Tingkat Kesulitan
Sedang

Pangkas cabang secara berkala untuk memicu pembungaan baru dan memudahkan pemanenan.

Memasuki usia 3 tahun ke atas atau fase generatif, kebutuhan nutrisi sirsak bergeser ke unsur fosfor dan kalium untuk merangsang pembungaan dan pematangan buah. Aplikasikan pupuk kandang sebanyak 20-30 kg per pohon per tahun pada awal musim hujan. Tambahkan pupuk NPK dengan kandungan kalium lebih tinggi sebanyak 300-500 gram per pohon, yang dibagi menjadi 3 kali aplikasi dalam setahun pada awal, pertengahan, dan akhir musim hujan.

Pengaplikasian pupuk sirsak harus disesuaikan dengan pola iklim tropis di Indonesia. Pada musim hujan, pemupukan dilakukan di dalam parit melingkar seluas tajuk tanaman lalu ditutup kembali dengan tanah agar nutrisi tidak tercuci air hujan. Sebaliknya, saat memasuki puncak musim kemarau pada bulan Juli hingga Agustus, kurangi pemberian pupuk kimia padat dan tingkatkan pemberian bahan organik berupa mulsa dedaunan kering atau jerami setebal 5-10 cm untuk memelihara kelembapan tanah.

Selain pupuk makro, sirsak memerlukan unsur hara mikro seperti kalsium dan boron untuk mencegah kerontokan bunga serta pembusukan ujung buah. Berikan kapur pertanian atau dolomit sebanyak 1-2 kg per pohon jika tingkat keasaman tanah (pH) berada di bawah 5,5, dilakukan 1 bulan sebelum pemupukan rutin. Pengocoran larutan asam humat atau pupuk hayati dapat dilakukan 2 bulan sekali pada masa pembesaran buah untuk meningkatkan bobot dan rasa manis buah sirsak.

Langkah-langkah

  1. Buat parit melingkar di bawah lingkaran luar tajuk pohon sirsak dengan kedalaman sekitar 10-15 cm.
  2. Taburkan pupuk organik seperti pupuk kandang yang sudah matang secara merata di dasar parit galian.
  3. Taburkan pupuk NPK berimbang atau pupuk pembuahan di atas lapisan pupuk organik sesuai dosis usia tanaman.
  4. Tutup kembali parit menggunakan tanah galian dan sirami area perakaran hingga lembap jika kondisi cuaca sedang kering.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kapan waktu terbaik untuk memupuk tanaman sirsak?

Waktu terbaik adalah pada awal musim hujan (Oktober-November) dan akhir musim hujan (April-Mei) saat tanah cukup lembap untuk menyerap nutrisi.

Apakah dosis pemupukan sirsak di pot (tabulampot) sama dengan di lahan?

Tidak sama. Dosis untuk sirsak di pot jauh lebih sedikit, yaitu sekitar 1/4 dosis lahan, namun diberikan lebih sering setiap 1-2 bulan sekali.

Mengapa bunga sirsak sering gugur padahal sudah dipupuk?

Kerontokan bunga bisa disebabkan oleh kelebihan nitrogen, kekurangan kalsium/boron, atau kondisi tanah yang mendadak kekeringan saat fase pembungaan.

Bolehkah menggunakan pupuk kandang ayam untuk sirsak?

Boleh, asalkan pupuk kandang ayam sudah benar-benar terfermentasi dan matang agar tidak memicu panas berlebih yang dapat merusak akar sirsak.

Lebih lanjut tentang Sirsak

Panduan terkait

Pemupukan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.