Untuk menjaga kesehatan tanaman sirsak, pemantauan rutin wajib dilakukan minimal 2 kali dalam seminggu pada area ketiak daun dan permukaan buah muda. Sanitasi kebun perlu dijaga secara ketat dengan membersihkan gulma di sekitar piringan pohon sejari 1,5 meter dari batang utama. Pemangkasan pemeliharaan juga hendaknya dilakukan setiap 2 bulan sekali agar sirkulasi udara lancar dan sinar matahari dapat menembus seluruh bagian dalam kanopi pohon.
Pengendalian hama pada sirsak mengutamakan metode fisik dan mekanis yang ramah lingkungan. Pembungkusan buah muda berdiameter 3 hingga 5 cm menggunakan kantong kain atau plastik berlubang terbukti sangat efektif mencegah serangan penggerek buah hingga mencapai tingkat keberhasilan 90 persen. Apabila ditemukan gejala awal serangan kutu putih, pembersihan manual menggunakan semprotan air bertekanan sedang yang dicampur sedikit sabun cuci piring cair dapat langsung dilakukan.
Manajemen kesehatan pohon jangka panjang memerlukan pemupukan teratur berupa pupuk kandang matang sebanyak 10 kg per pohon setiap 4 bulan sekali. Pohon yang nutrisinya terpenuhi memiliki daya tahan alami yang lebih kuat terhadap infeksi sekunder akibat bekas gigitan hama. Jika serangan hama meluas dan sulit dikendalikan secara mandiri, segera koordinasi dengan penyuluh pertanian lapangan setempat untuk penanganan terpadu.