Ciri fisik buah plum yang siap dipanen ditandai dengan perubahan warna kulit dari hijau muda menjadi ungu pekat, merah tua, atau kuning keemasan sesuai varietasnya. Lapisan lilin alami berwarna putih keabu-abuan akan melapisi permukaan kulit buah secara merata. Ketika ditekan perlahan dengan ibu jari, daging buah terasa sedikit mengkal namun tidak terlalu keras, serta mengeluarkan aroma manis yang khas dari jarak 10 hingga 15 sentimeter dari dahan.
Teknik pemetikan harus dilakukan dengan hati-hati menggunakan tangan atau gunting pangkas buah untuk mencegah kerusakan mekanis pada tangkai dan kulit. Pegang buah plum secara perlahan, lalu putar tangkainya sedikit ke arah atas hingga terlepas alami dari ranting tanpa memetik secara paksa. Hindari memetik saat hujan deras atau pagi hari sebelum embun mengering untuk mencegah infeksi jamur pembusuk buah selama proses penyimpanan pascapanen.
Setelah dipetik, pilah buah plum berdasarkan tingkat kematangan dan ukurannya ke dalam wadah beralas jerami atau busa setebal 2 sampai 3 sentimeter. Simpan buah pada suhu ruang sekitar 20 hingga 25 derajat Celsius selama 2 sampai 3 hari jika ingin mematangkannya lebih lanjut, atau langsung masukkan ke dalam wadah tertutup pada suhu pendingin 2 hingga 4 derajat Celsius untuk memperpanjang daya simpan hingga 2 sampai 3 minggu.