Penanaman bibit vegetatif hasil okulasi sebaiknya dilaksanakan pada awal musim hujan sekitar bulan Oktober atau November. Atur jarak tanam antar pohon sebesar 4x5 meter untuk memastikan sirkulasi udara yang baik dan pencahayaan matahari penuh selama 8 jam sehari. Setelah bibit tertanam, siram dengan 10 hingga 15 liter air per pohon setiap 2 hari sekali pada bulan-bulan pertama jika tidak ada hujan.
Pemeliharaan rutin meliputi pemangkasan pembentukan tajuk pada tahun pertama serta pemupukan susulan berkala setiap 3 bulan sekali. Berikan pupuk NPK seimbang sebanyak 150 gram per pohon pada tahun pertama, lalu tingkatkan dosisnya secara bertahap hingga 500 gram per pohon saat tanaman memasuki usia produktif. Selama musim kemarau, pasang mulsa jerami setebal 5 hingga 10 cm di sekeliling pangkal batang untuk menjaga kelembapan tanah.
Pohon plum dari hasil okulasi biasanya mulai belajar berbuah pada umur 3 hingga 4 tahun setelah penanaman di lahan tetap. Puncak panen umumnya berlangsung pada akhir musim kemarau antara bulan Agustus hingga Oktober. Buah siap dipetik saat warna kulit buah berubah sempurna, aromanya harum, dan teksturnya sedikit lunak ketika ditekan perlahan.