Penyakit pembusukan buah cokelat dan pembengkakan ranting merupakan dua ancaman utama yang sering muncul pada bulan November hingga April. Jamur menginfeksi bunga yang sedang mekar, kemudian menyebar ke buah muda hingga menyebabkan buah membusuk dan mengering di pohon. Penumpukan air di sekitar area perakaran akibat drainase buruk semakin mempercepat penyebaran spora jamur melalui percikan air hujan.
Pada peralihan musim atau pancaroba, kanker bakteri sering menyerang bagian batang dan cabang muda plum. Ciri khas infeksi ini adalah keluarnya cairan getah berwarna cokelat keemasan yang lengket dari celah kulit kayu, diikuti bercak berlubang pada daun. Jika biarkan tanpa tindakan sanitasi, cabang yang terinfeksi akan mati pucuk dan merusak struktur utama pohon dalam waktu 2 hingga 3 bulan.
Pengendalian penyakit plum secara terpadu mengandalkan pemangkasan rutin 2 kali semusim, pengaturan jarak tanam minimal 4x4 meter, serta pembersihan gulma secara berkala. Pemberian bahan organik dan agens hayati secara teratur setiap 30 hari mampu memperkuat sistem pertahanan alami tanaman. Langkah kuratif dengan bahan pendukung dapat dilakukan berdasarkan petunjuk teknis penyuluh lapangan setempat.