Cara Merawat Plum Agar Subur dan Cepat Berbuah

Merawat tanaman plum agar tumbuh subur dan produktif membutuhkan pemilihan lokasi dataran tinggi, pemangkasan rutin, serta pemupukan yang teratur.

Jawaban singkat

Tanaman plum (Prunus domestica) dapat tumbuh subur di Indonesia jika ditanam pada daerah dataran tinggi dengan ketinggian di atas 800 meter di atas permukaan laut yang memiliki suhu sejuk antara 15 hingga 24 derajat Celsius. Kebutuhan sinar matahari penuh selama 6 hingga 8 jam sehari sangat krusial untuk proses fotosintesis dan pembentukan bunga. Penanaman sebaiknya menggunakan media tanam yang gembur, kaya bahan organik, serta memiliki tingkat keasaman tanah (pH) ideal antara 6,0 hingga 6,8.

Ringkas: Plum

Cahaya
Sinar matahari penuh (8 jam per hari)
Penyiraman
Sedang, siram teratur saat kemarau
Musim
Awal musim hujan (Oktober-November)
Tingkat Kesulitan
Sedang

Wajib ditanam di dataran tinggi di atas 1.000 mdpl agar dapat berbunga dan berbuah.

Pengaturan penyiraman harus disesuaikan dengan kondisi iklim tropis Indonesia untuk menjaga kelembapan tanah tanpa menyebabkan pembusukan akar. Pada musim kemarau yang berlangsung dari April hingga Oktober, siram tanaman dengan volume 10 sampai 15 liter air per pohon setiap 2 hari sekali pada pagi hari. Sebaliknya, saat memasuki musim hujan dari November hingga Maret, kurangi frekuensi penyiraman dan pastikan saluran drainase di sekitar piringan pohon dibuat sedalam 30 cm agar air tidak tergenang.

Pemupukan berkala menjadi kunci utama agar tanaman plum tumbuh vegetatif secara optimal dan cepat memasuki fase pembuahan. Berikan pupuk kandang atau kompos matang sebanyak 15 sampai 20 kg per pohon setiap 6 bulan sekali pada awal dan akhir musim hujan. Tambahkan pupuk NPK dengan rasio 16-16-16 sebanyak 250 gram per pohon setiap 3 bulan sekali pada masa pertumbuhan, lalu tingkatkan kandungan Kalium saat tanaman memasuki usia generatif 2 hingga 3 tahun.

Pemangkasan tajuk dan sanitasi kebun wajib dilakukan secara konsisten untuk merangsang pembuahan dan mencegah serangan hama. Lakukan pemangkasan bentuk pada cabang yang saling bersilangan atau tumbuh mengarah ke dalam tajuk setiap 3 bulan sekali agar sirkulasi udara dan cahaya matahari merata. Selain itu, bersihkan gulma di sekitar piringan pohon dengan radius 1 meter secara rutin setiap 2 minggu sekali agar tidak terjadi perebutan hara tanah.

Langkah-langkah

  1. Pilih lokasi tanam di dataran tinggi yang mendapat paparan sinar matahari penuh minimal 6 jam sehari.
  2. Buat lubang tanam ukuran 60x60x60 cm dan campurkan tanah galian dengan 15 kg pupuk kandang matang sebelum menanam bibit okulasi.
  3. Lakukan penyiraman secara teratur sebanyak 10-15 liter per pohon setiap 2 hari sekali di musim kemarau dan amati drainase saat musim hujan.
  4. Berikan pupuk NPK secara berkala setiap 3 bulan sekali serta lakukan pemangkasan cabang yang tidak produktif secara rutin.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah tanaman plum bisa berbuah di dataran rendah?

Plum membutuhkan jam dingin (chill hours) untuk memicu pembungaan, sehingga sangat sulit berbuah di dataran rendah kecuali menggunakan varietas khusus berbunga rendah.

Berapa umur tanaman plum mulai berbuah?

Tanaman plum hasil perbanyakan vegetatif seperti okulasi biasanya mulai belajar berbuah pada umur 2 hingga 3 tahun setelah tanam.

Mengapa bunga plum sering gugur sebelum menjadi buah?

Kerontokan bunga umumnya disebabkan oleh curah hujan yang terlalu tinggi, angin kencang, atau kekurangan unsur hara Kalium dan Boron.

Kapan waktu terbaik untuk melakukan pemangkasan plum?

Pemangkasan utama paling baik dilakukan pada akhir musim hujan sebelum fase pertumbuhan tunas baru dimulai.

Lebih lanjut tentang Plum

Panduan terkait

Perawatan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.