Hama utama yang sering menyerang tanaman zaitun adalah kutu tempurung dan psyllid zaitun yang aktif berkembang biak baik pada musim hujan maupun kemarau. Serangan kutu tempurung ditandai dengan bercak jelutung hitam pada permukaan daun, sedangkan psyllid meninggalkan lapisan putih seperti kapas pada ketiak daun dan calon bunga.
Langkah pencegahan terbaik dimulai dari pemangkasan cabang secara berkala setiap 3 hingga 4 bulan sekali untuk menjaga sirkulasi udara dan masuknya sinar matahari langsung ke dalam tajuk tanaman. Sanitasi area sekitar piringan pohon sejauh 1 meter dari pangkal batang juga harus dibersihkan dari gulma minimal 2 minggu sekali.
Untuk pengendalian ramah lingkungan, penyemprotan larutan sabun kalium atau minyak mimba dapat dilakukan dengan frekuensi 7 hingga 10 hari sekali pada pagi hari sebelum pukul 08.00. Lakukan inspeksi visual pada bagian bawah daun secara rutin setiap 3 hari sekali agar populasi hama terdeteksi sebelum meluas.