Penyakit antraknosa menjadi salah satu kendala terbesar bagi pekebun kedondong saat musim hujan tiba. Infeksi jamur ini ditandai dengan munculnya bintik-bintik kehitaman berdiameter 2-5 mm pada daun muda dan buah, yang menyebabkan buah membusuk lalu gugur secara prematur jika tajuk tanaman tidak dipangkas secara rutin setiap 3-4 bulan sekali.
Selain masalah pada tajuk, genangan air di sekitar area perakaran yang berlangsung lebih dari 24 jam dapat memicu serangan patogen busuk akar. Tanaman kedondong yang tergenang akan menunjukkan gejala daun menguning secara mendadak dan gugur hingga 50% hanya dalam kurun waktu satu minggu karena akar kehilangan kemampuan menyerap nutrisi.
Pengendalian penyakit kedondong yang efektif memerlukan integrasi antara tindakan teknis dan sanitasi kebun yang konsisten. Pembersihan gulma serta pembakaran sisa-sisa bagian tanaman yang terinfeksi harus dilakukan seminggu sekali untuk memutus siklus hidup patogen di dalam area perkebunan.