Pemilihan bibit hasil perbanyakan vegetatif seperti cangkok atau okulasi sangat disarankan karena mampu berbuah lebih cepat dalam waktu 8 hingga 12 bulan. Penanaman sebaiknya dilakukan pada awal musim hujan atau pagi hari saat cuaca sejuk. Pada fase awal pertumbuhan, siram bibit sebanyak 1 hingga 2 kali sehari saat musim kemarau dan berikan pupuk NPK seimbang sebanyak 25 gram per tanaman setiap 1 bulan sekali untuk memicu pertumbuhan tunas dan akar yang kuat.
Memasuki masa berbunga dan berbuah, pemeliharaan difokuskan pada pengaturan air dan pemangkasan rutin. Kurangi frekuensi penyiraman saat bunga mulai bermunculan agar calon buah tidak rontok akibat kelebihan air. Lakukan pemangkasan tunas air dan cabang yang saling bersilangan setiap 3 bulan sekali untuk menjaga sirkulasi udara serta memastikan seluruh bagian kanopi mendapatkan sinar matahari yang cukup.
Pemanenan buah kedondong dapat dilakukan sekitar 3 hingga 4 bulan setelah bunga mekar, ditandai dengan ukuran buah yang maksimal dan warna kulit hijau cerah yang agak kekuningan. Dalam satu pohon muda berumur 1 hingga 2 tahun, Anda dapat memanen sekitar 10 hingga 20 kg buah per tahun, yang akan terus meningkat seiring bertambahnya usia tanaman. Gunakan gunting pangkas saat memanen agar tidak merusak tangkai utama tanaman.