Cara Mengatasi Hama Tanaman Kedondong dan Pengendaliannya

Pengendalian hama kedondong membutuhkan kombinasi sanitasi kebun, pembungkusan buah, dan pemantauan rutin untuk mencegah kerontokan buah serta kerusakan daun.

Jawaban singkat

Tanaman kedondong (Spondias dulcis) di Indonesia sering mengalami gangguan hama utama berupa kumbang daun (Podontia affinis) dan lalat buah (Bactrocera spp.) yang dapat menurunkan hasil panen hingga 60 persen jika tidak ditangani secara cepat. Pengamatan rutin pada pertanaman kedondong idealnya dilakukan minimal 2 kali seminggu, terutama pada bagian pucuk daun muda dan dompolan buah yang sedang berkembang.

Ringkas: Kedondong

Cahaya
Sinar matahari penuh (6-8 jam/hari)
Penyiraman
Sedang (1 kali sehari saat kemarau)
Musim
Sepanjang tahun
Tingkat Kesulitan
Mudah

Sangat responsif terhadap pemangkasan dan pemupukan organik secara teratur.

Serangan hama sangat dipengaruhi oleh dinamika musim di wilayah tropis. Pada awal musim hujan saat trubus (pucuk muda) bermunculan, larva kumbang daun dapat melahap habis helai daun dalam waktu 7 hingga 14 hari dan hanya menyisakan tulang daun. Sebaliknya, menjelang akhir musim hujan dan awal musim kemarau, serangan lalat buah meningkat drastis seiring dengan mematangnya buah, sehingga sanitasi kebun harus ditingkatkan menjadi 1 hingga 2 kali seminggu untuk mengumpulkan buah gugur.

Pengendalian secara fisik dan mekanis merupakan langkah paling efektif untuk skala pekarangan maupun kebun komersial. Pembungkusan dompolan buah sebaiknya dilakukan 15 hingga 20 hari setelah pembungaan, tepatnya saat buah baru berukuran sebesar kelereng (diameter 1-2 cm). Selain itu, pemasangan 4 hingga 6 buah perangkap lekat kuning per pohon dewasa dan pemangkasan pemeliharaan tajuk setiap 3 hingga 4 bulan sekali sangat membantu menekan populasi serangga dewasa.

Pendekatan Pengendalian Hama Terpadu (PHT) mengutamakan penggunaan bahan hayati sebelum interaksi kimia sintetis. Aplikasi ekstrak daun mimba atau biji mahoni yang disemprotkan setiap 5 hingga 7 hari sekali efektif menekan larva muda tanpa membunuh musuh alami seperti pemangsa serangga dan predator lokal. Jika tingkat kerusakan tajuk telah melebihi 20 persen, petani disarankan berkonsultasi dengan petugas pertanian setempat untuk menentukan langkah penyemprotan terarah.

Penyebab & Cara Mengatasi

Kumbang dan Larva Daun Kedondong (Podontia affinis)

Ciri: Daun berlubang hingga gundul menyisakan tulang daun, terdapat larva berwarna ungu kehitaman berlapis kotoran basah di permukaan daun.

Solusi: Kutip larva dan kumbang secara manual pada pagi hari, potong ranting terserang parah, lalu semprotkan pestisida nabati daun mimba secara merata.

Lalat Buah (Bactrocera spp.)

Ciri: Terdapat bintik hitam kecil seperti tusukan jarum pada kulit buah, buah mendadak menguning, membusuk, dan gugur sebelum waktunya.

Solusi: Bungkus dompolan buah muda dengan plastik berlubang, pasang perangkap atraktan petrogenol pada botol bekas, dan kubur buah yang gugur sedalam 30 cm.

Kutu Putih dan Embun Jelaga (Pseudococcidae)

Ciri: Terdapat lapisan putih seperti kapas di bawah daun atau tangkai buah, disertai lapisan hitam menyerupai jelaga akibat kotoran kutu.

Solusi: Semprot bagian bawah daun dengan air bertekanan sedang, aplikasikan larutan sabun kalium atau minyak nabati, dan kendalikan populasi semut di sekitar pangkal batang.

Langkah-langkah

  1. Lakukan sanitasi kebun secara berkala dengan mengumpulkan seluruh buah yang busuk atau gugur lalu memendamnya ke dalam lubang tanah sedalam minimal 30 cm.
  2. Pangkas cabang dan ranting yang terlalu rapat atau saling menyilang setiap 3 sampai 4 bulan agar sinar matahari dapat menembus seluruh bagian tajuk pohon.
  3. Pasang perangkap lalat buah berumpan atraktan serta 4 sampai 6 lembar perangkap lekat kuning pada dahan bagian dalam pohon kedondong.
  4. Bungkus dompolan buah kedondong menggunakan bahan plastik transparan berlubang kecil atau kertas semen semenjak buah berukuran sebesar kelereng.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Mengapa buah kedondong sering rontok sebelum matang dan banyak ulat di dalamnya?

Hal tersebut disebabkan oleh serangan lalat buah yang menyuntikkan telurnya ke dalam buah muda. Telur menetas menjadi larva (ulat) yang memakan daging buah dari dalam sehingga buah membusuk dan gugur.

Kapan waktu terbaik membungkus buah kedondong agar aman dari lalat buah?

Waktu terbaik adalah saat buah kedondong baru berukuran sebesar kelereng atau sekitar 2-3 minggu setelah bunga selesai meluruh.

Apakah daun kedondong yang gundul dimakan ulat bisa tumbuh kembali?

Bisa, pohon kedondong memiliki daya regenerasi yang kuat. Bersihkan sisa hama, beri pupuk organik, dan jaga kelembapan tanah agar pucuk daun baru segera tumbuh.

Bagaimana cara membuat pestisida nabati sederhana untuk ulat daun kedondong?

Tumbuk 100 gram daun mimba atau daun tembakau, rendam dalam 1 liter air selama 24 jam, saring, lalu tambahkan sedikit sabun pencuci piring sebagai perekat sebelum disemprotkan.

Lebih lanjut tentang Kedondong

Panduan terkait

Hama & Pengendalian, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.