Panduan Mengatasi Penyakit Duku di Musim Hujan: Gejala dan Pengobatan

Mengenali gejala penyakit duku seperti busuk buah dan jamur upas serta cara mengobatinya secara tepat sangat krusial untuk menyelamatkan panen duku Anda di musim hujan.

Jawaban singkat

Musim hujan yang berlangsung dari bulan November hingga Maret di Indonesia sering kali membawa kelembapan udara tinggi di atas 85 persen, yang menjadi pemicu utama timbulnya berbagai penyakit jamur pada tanaman duku. Tanaman duku yang memiliki kanopi rimbun sangat rentan terserang patogen saat sirkulasi udara di sekitar pohon terhambat oleh genangan air dan kurangnya sinar matahari.

Ringkas: Duku

Cahaya
Naungan 50% saat bibit, matahari penuh saat dewasa
Penyiraman
Sedang (rutin saat kemarau, butuh jeda kering untuk pembungaan)
Musim
Puncak pembuahan Januari - April
Tingkat Kesulitan
Sedang

Hindari melukai kulit batang utama karena bunga keluar langsung dari kulit batang.

Dua penyakit paling merusak yang sering menyerang duku saat curah hujan tinggi adalah busuk buah antraknosa dan jamur upas pada batang. Jika dibiarkan tanpa penanganan, serangan penyakit ini dapat membusukkan hingga 70 persen hasil panen dalam waktu kurang dari dua minggu serta mematikan dahan-dahan produktif duku secara permanen.

Langkah awal pengobatan dimulai dengan sanitasi kebun secara ketat melalui pemangkasan pemeliharaan untuk membuka penetrasi cahaya matahari minimal 60 persen ke dalam interior kanopi. Pemotongan bagian tanaman yang sakit harus dilakukan hingga 15 sampai 20 sentimeter di bawah batas jaringan yang terinfeksi, lalu dahan yang dipotong harus segera dibakar atau dibuang keluar area kebun.

Pengelolaan drainase tanah juga sama pentingnya dengan tindakan pemangkasan, di mana pembuat paret resapan sedalam 30 hingga 40 sentimeter di sekeliling tajuk luar duku wajib dibuat untuk mencegah genangan air. Pemberian pupuk organik matang sebanyak 25 kilogram per pohon yang dikombinasikan dengan agens hayati Trichoderma dapat memperkuat ketahanan akar terhadap serangan patogen tanah.

Penyebab & Cara Mengatasi

Busuk Buah Antraknosa (Colletotrichum sp.)

Ciri: Bercak cokelat kehitaman berair pada kulit buah duku yang membesar dengan cepat hingga buah membusuk dan gugur sebelum matang.

Solusi: Petik dan kumpulkan seluruh buah yang terinfeksi seminggu sekali, kurangi kelembapan tajuk dengan pemangkasan ringan, dan aplikasikan agens hayati atau fungisida sesuai petunjuk label.

Jamur Upas (Corticium salmonicolor)

Ciri: Terdapat lapisan kerak berwarna merah muda atau keputihan pada kulit batang duku, kulit pecah-pecah, dan dahan di atasnya mengering.

Solusi: Kikis lapisan jamur pada batang hingga bersih, oleskan bubur bordaux atau cat penutup luka pada bekas kikisan, dan pangkas dahan mati yang sudah tidak produktif.

Kanker Batang Phytophthora (Phytophthora palmivora)

Ciri: Batang mengeluarkan cairan cokelat kehitaman berbau busuk, jaringan kayu di balik kulit berwarna cokelat tua kemerahan, dan daun menguning secara bertahap.

Solusi: Perbaiki sistem drainase sekitar pohon agar tidak ada air menggenang, kikis bagian kulit luar yang busuk, lalu oleskan fungisida sistemik sesuai rekomendasi penyuluh BPP.

Langkah-langkah

  1. Lakukan inspeksi rutin pada seluruh bagian pohon duku setiap 3 sampai 5 hari sekali selama musim hujan berlangsung.
  2. Pangkas cabang-cabang bersilang, tunas air, serta dahan kering untuk meningkatkan sirkulasi udara dan masuknya sinar matahari ke dalam kanopi.
  3. Bersihkan gulma dan kumpulkan semua sampah buah serta daun yang gugur di bawah tajuk pohon, lalu musnahkan jauh dari kebun.
  4. Buat parit drainase keliling di luar batas perakaran untuk memastikan air hujan cepat mengalir dan tidak menggenangi pangkal batang.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Mengapa buah duku sering rontok dan membusuk saat menjelang panen di musim hujan?

Rontok dan busuknya buah duku umumnya disebabkan oleh serangan jamur antraknosa atau Phytophthora yang berkembang pesat akibat kelembapan tinggi dan genangan air di sekitar perakaran.

Bagaimana cara membedakan serangan jamur upas dengan penyakit kanker batang biasa?

Jamur upas ditandai dengan adanya lapisan kerak benang jamur berwarna merah muda kehijauan pada permukaan kulit dahan, sedangkan kanker batang biasanya mengeluarkan cairan lengket berwarna gelap dari retakan kulit.

Apakah dahan duku yang terserang jamur upas harus selalu dipotong?

Jika serangan masih pada tahap awal berupa lapisan merah muda tipis, kulit bisa dikikis dan diolesi fungisida. Namun jika dahan sudah mengering dan kayu di dalamnya mati, dahan tersebut harus dipotong.

Bolehkah menyemprotkan fungisida kimia saat buah duku sudah siap petik?

Penyemprotan kimia menjelang panen sangat tidak dianjurkan demi安全性 konsumsi. Perhatikan Interval Panen Efektif (PHI) pada label produk atau gunakan agens hayati sebagai alternatif aman.

Lebih lanjut tentang Duku

Panduan terkait

Penyakit & Solusi, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.