Pembuatan lubang tanam dilakukan 2 hingga 4 minggu sebelum penanaman dengan ukuran minimal 60x60x60 cm dan jarak antar tanaman 8x8 meter hingga 10x10 meter. Campurkan 15 hingga 20 kg pupuk kandang matang atau kompos bersama 500 gram kapur pertanian (dolomit) jika pH tanah di bawah 6, lalu biarkan lubang mengendap dan tersinari matahari guna membunuh patogen tular tanah.
Pada tahap pertumbuhan vegetatif umur 1 hingga 5 tahun, lakukan penyiraman 1 hingga 2 kali sehari saat musim kemarau serta pemberian pupuk organik sebanyak 10 hingga 20 kg per pohon setiap 6 bulan sekali pada awal dan akhir musim hujan. Memasuki fase generatif di atas umur 6 tahun, duku membutuhkan masa stres air ringan selama 1 hingga 2 bulan di musim kemarau untuk merangsang pembentukan kuntum bunga di sepanjang batang utama dan cabang primer.
Panen buah duku biasanya berlangsung pada puncak musim kemarau atau transisi ke musim hujan, sekitar bulan Januari hingga April tergantung wilayah di Indonesia. Buah dipetik secara dompolan utuh menggunakan gunting pangkas ketika kulit buah berwarna kuning bersih tanpa bercak hijau, menghasilkan rerata 30 hingga 50 kg buah per pohon pada panen awal dan terus meningkat hingga lebih dari 100 kg per pohon saat dewasa.