Cara Merawat Gandaria Agar Subur dan Berbuah Lebat

Merawat pohon gandaria agar subur membutuhkan pemupukan rutin, penyiraman teratur di musim kemarau, serta pemangkasan bentuk untuk merangsang percabangan baru.

Jawaban singkat

Gandaria (Bouea macrophylla) merupakan tanaman buah khas Indonesia yang tumbuh sangat baik di dataran rendah hingga ketinggian 300 meter di atas permukaan laut. Untuk menjaga pertumbuhannya tetap subur, bibit hasil okulasi atau cangkok perlu ditanam pada lubang berukuran 60x60x60 sentimeter yang telah diisi campuran tanah dan pupuk kandang matang sebanyak 10 hingga 15 kilogram per lubang tanam.

Ringkas: Gandaria

Cahaya
Matahari penuh (6-8 jam sehari)
Penyiraman
Sedang, siram 1 kali sehari saat kemarau
Musim
Awal musim hujan (Oktober-November)
Tingkat Kesulitan
Sedang

Pohon berukuran besar, membutuhkan ruang tumbuh luas dan drainase tanah yang baik.

Pada fase vegetatif umur 1 sampai 3 tahun, lakukan penyiraman sebanyak 1 sampai 2 kali sehari saat musim kemarau dengan volume sekitar 10 liter per pohon. Pemupukan susulan diberikan setiap 3 bulan sekali menggunakan pupuk organik padat sebanyak 5 kilogram per pohon, dikombinasikan dengan pupuk NPK seimbang secara melingkar sejajar tajuk tanaman.

Memasuki musim hujan antara bulan Oktober hingga April, drainase di sekitar piringan pohon harus dijaga agar air tidak menggenang di pangkal batang. Pemangkasan pemeliharaan dilakukan 1 tahun sekali setelah masa panen untuk membuang tunas air, cabang mati, atau cabang yang bersilangan agar sinar matahari dapat menembus seluruh bagian tajuk hingga 80 persen.

Saat tanaman memasuki fase generatif biasanya berumur 4 sampai 5 tahun dari bibit vegetatif, tingkatkan pemberian pupuk yang kaya unsur hara fosfor dan kalium menjelang akhir musim hujan. Langkah ini merangsang munculnya bunga pada awal musim kemarau serta mencegah kerontokan calon buah gandaria yang sedang berkembang.

Langkah-langkah

  1. Persiapan Lubang Tanam dan Pengolahan Tanah: Buat lubang tanam 60x60x60 cm dan campurkan tanah galian dengan pupuk kandang matang 10-15 kg setidaknya 2 minggu sebelum penanaman.
  2. Pengaturan Penyiraman Rutin: Siram tanaman 1-2 kali sehari pada musim kemarau, dan kurangi frekuensi saat musim hujan agar media tidak terlalu becek.
  3. Pemupukan Berkala: Berikan pupuk organik 5 kg per pohon setiap 3 bulan serta pupuk NPK berimbang sesuai fase pertumbuhan tanaman.
  4. Pemangkasan Kanopi dan Sanitasi Lahan: Pangkas tunas air dan cabang yang sakit secara teratur, serta bersihkan piringan bawah pohon dari gulma pesaing hara.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa lama pohon gandaria dari bibit cangkok dapat mulai berbuah?

Bibit gandaria hasil cangkok atau okulasi umumnya mulai berbuah pada umur 3 hingga 5 tahun jika dirawat dengan baik.

Mengapa bunga gandaria sering rontok sebelum menjadi buah?

Kerontokan bunga biasanya disebabkan oleh kekurangan air saat pembentukan buah muda, serangan hama thrips, atau kurangnya unsur kalium dalam tanah.

Kapan waktu terbaik untuk melakukan pemangkasan pohon gandaria?

Waktu terbaik adalah segera setelah masa panen selesai atau pada awal musim hujan saat tanaman bersiap menumbuhkan tunas baru.

Apakah gandaria cocok ditanam di pot atau tabulampot?

Gandaria bisa ditanam di pot berdiameter minimal 60 cm, namun hasil buah dan ukurannya akan lebih maksimal jika ditanam langsung di lahan.

Lebih lanjut tentang Gandaria

Panduan terkait

Perawatan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.