Persiapan lahan dilakukan dengan membuat lubang tanam berukuran 60x60x60 cm setidaknya 2 hingga 4 minggu sebelum penanaman. Campurkan tanah galian bagian atas dengan 15 hingga 20 kg pupuk kandang matang dan 200 gram dolomit jika tanah memiliki tingkat keasaman tinggi, lalu biarkan lubang dianginkan. Buat jarak tanam minimal 8x8 meter antar pohon karena gandaria memiliki tajuk yang sangat rimbun dan lebar saat dewasa, serta memerlukan pencahayaan matahari penuh setidaknya 6 hingga 8 jam sehari.
Pemeliharaan rutin pada tahun pertama meliputi penyiraman sebanyak 1 kali sehari pada musim kemarau dan penghentian penyiraman saat hujan turun agar akar tidak membusuk. Pemupukan susulan diberikan 2 kali dalam setahun, yaitu pada awal musim hujan di bulan November dan akhir musim hujan di bulan April, menggunakan 10 hingga 15 kg kompos serta pupuk NPK seimbang sesuai perkembangan umur tanaman. Penyiangan gulma di sekitar piringan pohon dengan radius 1 meter harus dilakukan secara berkala setiap 2 bulan sekali untuk mencegah persaingan nutrisi.
Memasuki musim berbunga yang biasanya terjadi pada akhir musim kemarau sekitar bulan Agustus hingga September, kurangi penyiraman untuk merangsang pembentukan bunga secara serentak. Buah gandaria siap dipanen sekitar 3 hingga 4 bulan setelah masa pembungaan, ditandai dengan perubahan warna kulit buah dari hijau tua menjadi kuning keemasan atau jingga. Lakukan pemanenan menggunakan gunting pangkas dengan menyisakan tangkai sepanjang 2 cm agar buah tidak mudah rusak dan memiliki daya simpan yang lebih lama.