Persiapan bibit: Asoka dapat diperbanyak dengan biji atau stek batang. Untuk biji, rendam biji dalam air hangat selama 24 jam sebelum disemai di media pasir basah. Untuk stek, pilih batang semi-kayu sepanjang 20-30 cm, buang daun bagian bawah, lalu tanam di polybag berisi campuran tanah, pupuk kandang, dan sekam (2:1:1). Siram setiap hari dan letakkan di tempat teduh. Stek akan berakar dalam 4-6 minggu.
Penanaman: Setelah bibit berumur 3-4 bulan atau stek berakar, pindahkan ke lahan tanam. Gali lubang 40x40x40 cm, beri jarak 2-3 meter antartanaman. Campur tanah galian dengan 5 kg pupuk kandang. Tanam bibit, padatkan tanah, dan siram hingga basah. Penanaman sebaiknya dilakukan di awal musim hujan (Oktober-November) atau musim kemarau dengan penyiraman rutin.
Perawatan dan panen: Siram 2-3 kali seminggu, lebih sering jika musim kemarau. Beri pupuk NPK 15-15-15 sebanyak 50 gram per tanaman setiap 3 bulan. Pangkas cabang mati atau terlalu rimbun untuk merangsang bunga. Hama seperti kutu daun dan ulat dikendalikan dengan semprotan air sabun atau insektisida nabati. Panen bunga asoka dapat dilakukan setelah tanaman berumur 2-3 tahun, saat bunga mekar penuh. Petik bunga beserta tangkainya di pagi hari. Daun dan kulit batang juga dapat dipanen untuk obat.