Media tanam terbaik adalah tanah liat atau tanah kebun yang berat, bukan tanah pot biasa. Campurkan tanah dengan sedikit pupuk kandang matang (perbandingan 3:1). Isi pot berdiameter minimal 40 cm dengan tanah setinggi 15-20 cm, lalu tanam rimpang teratai dengan tunas menghadap ke atas. Tutup permukaan tanah dengan kerikil halus agar air tidak keruh.
Genangi pot dengan air setinggi 5-10 cm di atas permukaan tanah untuk teratai kerdil, atau 20-30 cm untuk teratai besar. Gunakan air hujan atau air sumur yang sudah diendapkan. Ganti air sebulan sekali jika keruh, dan tambahkan air saat menguap. Beri pupuk tablet khusus tanaman air setiap 3-4 minggu sekali selama musim tanam (musim hujan hingga awal kemarau).
Pangkas daun kuning atau layu setiap minggu untuk merangsang pertumbuhan baru. Jika daun menguning di tepi, kurangi pupuk. Waspadai kutu daun dan ulat; semprot dengan air sabun atau insektisida nabati seperti ekstrak daun mimba. Di musim kemarau, pastikan air tetap tergenang dan tidak surut lebih dari 5 cm di atas tanah.