Panduan Pemupukan Lavender yang Tepat di Indonesia

Lavender bisa tumbuh subur di Indonesia asal pemupukannya tepat: gunakan pupuk rendah nitrogen dan tinggi kalium.

Jawaban singkat

Lavender (Lavandula angustifolia) menyukai tanah yang miskin hara, berdrainase baik, dan sedikit basa (pH 6,5-7,5). Di iklim tropis Indonesia, pemupukan berlebihan justru menyebabkan tanaman cepat layu, daun menguning, dan rentan busuk akar. Prinsip utama: kurangi nitrogen, perbanyak kalium dan fosfor.

Ringkas: Lavender

Cahaya
Sinar matahari penuh minimal 6-8 jam per hari.
Penyiraman
Siram hanya saat media tanam kering, 2-3 hari sekali di musim kemarau, lebih jarang di musim hujan.
Musim
Sepanjang tahun, tanam awal musim kemarau.
Tingkat Kesulitan
Sedang

Butuh perhatian ekstra pada drainase dan kelembaban, cocok untuk pekebun yang sudah berpengalaman.

Pilih pupuk slow release dengan rasio NPK rendah nitrogen, misalnya 5-10-10 atau 10-10-10. Berikan 1 sendok teh per tanaman setiap 2-3 bulan sekali saat musim kemarau. Hindari pupuk kandang segar; gunakan kompos matang secukupnya (1-2 genggam per tanaman setahun sekali).

Pada musim hujan, kurangi frekuensi pemupukan menjadi 3-4 bulan sekali karena kelembaban tinggi mempercepat pelepasan hara. Jika daun pucat, semprot pupuk daun dengan kandungan kalium tinggi (misal 0-10-20) 2 minggu sekali, tetapi hentikan jika muncul bercak coklat. Jangan memupuk saat tanaman stres (layu, terkena hama).

Alternatif alami: taburkan abu sekam atau kulit telur tumbuk di sekitar pangkal batang setiap 2 bulan untuk menambah kalium dan kalsium. Lavender yang dipupuk tepat akan memiliki batang kokoh, daun hijau kebiruan, dan bunga beraroma kuat. Jika tanaman tumbuh subur tapi sedikit bunga, kurangi nitrogen dan tingkatkan paparan sinar matahari langsung minimal 6 jam sehari.

Langkah-langkah

  1. Siapkan pupuk slow release dengan NPK rendah nitrogen (misal 5-10-10) dan kompos matang.
  2. Taburkan 1 sendok teh pupuk slow release di sekeliling pangkal tanaman, lalu siram sedikit air.
  3. Ulangi pemupukan setiap 2-3 bulan pada musim kemarau, dan setiap 3-4 bulan pada musim hujan.
  4. Jika perlu pupuk daun, semprot dengan larutan kalium tinggi (0-10-20) 2 minggu sekali, hentikan jika ada gejala terbakar.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Mengapa lavender saya tumbuh subur tetapi sedikit bunga?

Terlalu banyak nitrogen. Kurangi pupuk nitrogen, ganti dengan pupuk tinggi kalium (misal 0-10-20). Pastikan sinar matahari langsung minimal 6 jam.

Apakah lavender perlu pupuk kandang?

Tidak disarankan karena pupuk kandang segar terlalu kaya nitrogen dan bisa memicu busuk akar. Gunakan kompos matang yang sudah lapuk.

Berapa kali pemupukan lavender dalam setahun?

Cukup 3-4 kali setahun dengan pupuk slow release. Lebih sering saat musim kemarau (setiap 2-3 bulan), lebih jarang saat musim hujan (setiap 3-4 bulan).

Bolehkah menggunakan pupuk daun untuk lavender?

Boleh, hanya jika diperlukan (daun pucat). Gunakan pupuk daun tinggi kalium (0-10-20) semprot 2 minggu sekali, hentikan jika muncul bercak coklat.

Apa tanda lavender kelebihan pupuk?

Daun menguning, ujung daun coklat, batang lemas, dan pertumbuhan terlalu cepat. Segera hentikan pemupukan dan siram dengan air bersih untuk mengurangi konsentrasi hara.

Apakah lavender cocok ditanam di dataran rendah?

Lavender lebih cocok di dataran tinggi (>700 mdpl) karena suhu sejuk. Di dataran rendah, tanam di tempat teduh parsial dan pastikan drainase sempurna. Pemupukan dikurangi agar tidak stres.

Lebih lanjut tentang Lavender

Panduan terkait

Pemupukan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.