Ciri bunga siap panen adalah kelopak bunga telah membuka sempurna, berwarna cerah sesuai varietas (merah, pink, kuning, atau putih), dan belum menunjukkan tanda-tanda layu. Bunga yang terlalu muda (kuncup) belum memiliki kandungan nektar dan pigmen optimal, sedangkan bunga yang terlalu tua akan cepat layu setelah dipetik. Panen sebaiknya dilakukan pada pagi hari antara pukul 06.00–09.00 saat suhu masih sejuk dan kandungan air dalam bunga masih tinggi.
Cara memanen: gunakan gunting atau pisau bersih untuk memotong tangkai bunga tepat di bawah kelopak, hindari mencabut atau merobek karena dapat merusak tanaman. Petik bunga yang berada di bagian luar tajuk terlebih dahulu, lalu lanjutkan ke bagian dalam. Satu tanaman dapat menghasilkan 2–5 bunga per hari pada puncak musim berbunga. Setelah dipetik, segera tempatkan bunga dalam wadah berisi air atau di tempat teduh untuk menjaga kesegaran.
Bunga yang telah dipanen dapat langsung digunakan atau disimpan dalam lemari es pada suhu 4–8°C dengan tangkai terendam air, bertahan hingga 3–5 hari. Untuk keperluan pengeringan, jemur bunga di tempat teduh selama 2–3 hari hingga benar-benar kering. Hindari menumpuk bunga basah karena dapat menyebabkan pembusukan. Jika bunga akan digunakan untuk teh, pastikan tidak terkena pestisida dan cuci bersih sebelum diolah.