Ciri polong siap panen: polong berwarna coklat kehitaman, keras, dan mulai mengering di pohon. Polong yang masih hijau menandakan biji belum matang. Panen dilakukan dengan memetik atau memotong tangkai polong menggunakan galah atau gunting tinggi. Pastikan Anda menggunakan sarung tangan karena polong dapat pecah dan bijinya tersebar.
Setelah dipanen, polong dijemur di bawah sinar matahari langsung selama 3-5 hari hingga benar-benar kering dan mudah pecah. Biji dikeluarkan dengan cara memukul-mukul polong atau membukanya manual. Biji yang baik berwarna coklat mengkilap, keras, dan tidak keriput. Rendam biji dalam air panas (80°C) selama 10-15 menit sebelum disemai untuk memecah dormansi.
Jika tujuan panen adalah untuk kayu atau ranting (misalnya untuk bahan kerajinan), lakukan pemangkasan pada musim kemarau saat tanaman tidak aktif berbunga. Pilih cabang yang sudah tua dan berdiameter minimal 5 cm. Jangan memotong batang utama karena akan merusak bentuk tajuk. Setelah dipotong, olesi luka dengan fungisida alami (misalnya bubuk kayu manis) untuk mencegah infeksi.