Penyakit yang paling sering menyerang dan bersifat merusak adalah busuk bakteri Xanthomonas serta busuk akar Phytophthora. Penyakit ini ditandai dengan gejala bercak kebasahan pada helai daun yang melebar dengan cepat, atau pembusukan pada pangkal batang yang membuat daun layu secara mendadak. Jika tidak ditangani dalam kurun waktu 24 hingga 48 jam, infeksi dapat menyebar ke seluruh bagian piringan daun dan mematikan jaringan tanaman.
Langkah awal pengobatan yang sangat krusial adalah tindakan pembedahan atau pemangkasan bagian jaringan yang terinfeksi menggunakan alat potong steril. Selama periode hujan tajam, frekuensi penyiraman harus dikurangi menjadi 1 kali dalam 5 hingga 7 hari, hanya ketika media tanam bagian atas setebal 3 cm sudah terasa kering saat disentuh. Hindari membasahi tajuk dan lekukan daun saat melakukan penyiraman.
Untuk tindakan pencegahan jangka panjang, pembudidaya perlu memperbarui media tanam setidaknya 1 kali dalam setahun menggunakan campuran sekam bakar, pakis, dan cacahan kulit kayu dengan proporsi 2:1:1 yang sangat poros. Tempatkan pot di bawah naungan paranet 65 persen dengan ketinggian minimal 50 cm dari permukaan tanah agar sirkulasi udara di bawah tajuk tanaman berjalan lancar.