Tahap awal penanaman dimulai dari penyediaan media tanam berporositas tinggi menggunakan campuran cacahan pakis, sekam bakar, dan pupuk kandang matang dengan perbandingan 2:1:1. Jika menanam dari biji, semai pada media cocopeat basah selama 2 sampai 4 minggu hingga berkecambah sebelum dipindahkan ke pot tunggal. Penyiraman awal dilakukan hingga media cukup basah, dengan frekuensi 1 kali sehari pada musim kemarau dan 2 sampai 3 hari sekali saat musim hujan.
Pemeliharaan harian berfokus pada pengaturan pencahayaan dengan memasang jaring paranet 60 sampai 70 persen untuk menghindari paparan sinar matahari langsung yang dapat membakar daun. Pemupukan susulan menggunakan pembenah tanah organik atau pupuk majemuk lambat urai diberikan setiap 3 hingga 4 bulan sekali sebanyak 10-15 gram per pot. Pembersihan permukaan daun dari debu menggunakan kain lap basah setiap 2 minggu sekali sangat dianjurkan untuk menjaga keindahan visual dan kelancaran proses fotosintesis.
Tanaman Gelombang Cinta siap memasuki masa kematangan estetika atau dapat dipanen tongkol bijinya setelah berumur 12 hingga 18 bulan sejak penanaman awal. Penggantian pot atau repotting ke ukuran yang lebih besar berdiameter 40-50 cm perlu dilakukan setiap 1,5 hingga 2 tahun sekali agar perakaran tidak terikat. Tongkol buah yang sudah matang ditandai dengan perubahan warna menjadi merah cerah dan siap dipetik untuk diekstrak bijinya sebagai bahan perbanyakan generatif berikutnya.