Pemupukan dasar dilakukan saat tanam: campurkan pupuk kandang matang (5-10 kg per lubang tanam) dengan tanah. Untuk pohon dewasa, berikan pupuk NPK 15-15-15 sebanyak 200-300 gram per pohon setiap 2 bulan sekali pada musim hujan. Pada musim kemarau, kurangi menjadi 100-150 gram per pohon setiap 3 bulan. Taburkan pupuk di sekeliling tajuk, lalu siram agar cepat larut.
Untuk merangsang pembungaan, gunakan pupuk dengan kandungan fosfor (P) dan kalium (K) lebih tinggi, seperti NPK 10-30-10 atau 12-24-12. Berikan 150-200 gram per pohon pada awal musim kemarau (April-Mei) dan ulangi 2 bulan sekali hingga akhir kemarau. Hindari pupuk nitrogen tinggi (misal urea) saat fase ini karena akan memicu pertumbuhan daun dan menghambat bunga.
Pupuk organik cair (POC) bisa diberikan sebagai suplemen setiap 2 minggu sekali pada musim hujan. Siramkan 1 liter POC encer (1:10 air) ke area perakaran. Perhatikan tanda-tanda kekurangan hara: daun menguning (kurang N), daun ungu (kurang P), atau tepi daun kering (kurang K). Jika muncul gejala, segera konsultasikan dengan penyuluh pertanian setempat untuk dosis yang tepat.