Perbanyakan paling umum dari biji. Biji flamboyan memiliki kulit keras, sehingga perlu diskarifikasi: rendam dalam air panas (70–80°C) selama 10–15 menit, lalu biarkan dingin semalaman. Setelah itu, semai di media pasir dan kompos (1:1) dalam polybag. Biji akan berkecambah dalam 5–10 hari. Bibit siap pindah ke lapangan setelah berumur 3–4 bulan atau setinggi 30–50 cm.
Penanaman dilakukan di awal musim hujan (Oktober–Desember) agar akar cepat berkembang. Gali lubang 40x40x40 cm, beri pupuk kandang 2–3 kg per lubang. Jarak tanam minimal 6–8 meter antar pohon. Siram setiap hari selama 2 minggu pertama, lalu kurangi menjadi 2–3 kali seminggu. Pemupukan susulan dengan NPK 15-15-15 sebanyak 200–300 gram per pohon setiap 3 bulan pada tahun pertama.
Pohon flamboyan mulai berbunga pada umur 3–5 tahun. Pemangkasan bentuk dilakukan setelah musim hujan untuk membentuk tajuk. Waspada hama ulat daun (Hyblaea puera) yang menyerang di musim kemarau. Kendalikan dengan menyemprotkan larutan ekstrak daun mimba atau Bt. Tidak perlu panen khusus karena flamboyan ditanam untuk keindahan bunganya.