Waktu panen yang ideal adalah pagi hari (sekitar pukul 06.00-09.00) saat kadar air daun masih tinggi sehingga daun tetap segar dan tidak cepat layu. Hindari memanen saat hujan atau sehabis hujan karena daun basah mudah rusak dan terserang jamur. Panen dilakukan dengan memotong pucuk batang muda sepanjang 10-15 cm yang memiliki 4-6 helai daun. Gunakan gunting atau pisau tajam yang bersih untuk memotong miring agar batang tidak mudah busuk.
Frekuensi panen beluntas bisa dilakukan setiap 2-3 minggu sekali setelah panen pertama. Pada musim kemarau (April-September), pertumbuhan melambat sehingga interval panen diperpanjang menjadi 3-4 minggu. Jangan memanen lebih dari 50% bagian tanaman dalam satu waktu agar tanaman tetap sehat dan bisa terus tumbuh. Pemupukan susulan dengan pupuk kandang atau kompos (1-2 kg per tanaman) setelah panen dapat merangsang pertumbuhan tunas baru.
Hasil panen beluntas per tanaman bisa mencapai 200-500 gram per panen, tergantung kesuburan tanah dan perawatan. Untuk pekebun rumahan, panen secukupnya sesuai kebutuhan. Daun beluntas segar bisa disimpan di lemari es (suhu 4-8°C) dalam wadah tertutup hingga 3-5 hari. Jika ingin lebih lama, daun bisa dikeringkan dengan cara dijemur di tempat teduh selama 2-3 hari atau menggunakan oven suhu 40°C selama 4-6 jam.