Panduan Pemupukan Pohpohan (Pilea trinervia) yang Tepat

Pohpohan adalah sayuran daun tropis yang responsif terhadap pemupukan organik; berikut panduan pemupukan yang tepat untuk hasil maksimal sepanjang tahun.

Jawaban singkat

Pohpohan (Pilea trinervia) merupakan sayuran daun khas Indonesia yang mudah dibudidayakan di dataran rendah hingga menengah. Agar tumbuh subur dengan daun lebar dan hijau segar, pemupukan yang tepat sangat penting. Pohpohan menyukai tanah gembur, kaya bahan organik, dengan pH 5,5-6,5. Pemupukan sebaiknya dilakukan secara rutin setiap 2 minggu sekali menggunakan pupuk organik cair atau padat.

Ringkas: Pohpohan

Cahaya
Teduh, 40-60% naungan
Penyiraman
Siram 2 kali sehari (pagi dan sore) jika tidak hujan
Musim
Sepanjang tahun
Tingkat Kesulitan
Mudah

Cocok untuk pemula, hasil panen rutin, dan bisa ditanam di lahan sempit.

Untuk pemupukan dasar, gunakan pupuk kandang matang (ayam atau sapi) sebanyak 1-2 kg per meter persegi saat pengolahan tanah. Campurkan juga kompos daun atau sekam bakar untuk memperbaiki drainase. Setelah tanam, beri pupuk susulan setiap 2 minggu dengan pupuk organik cair seperti air leri (air cucian beras) yang difermentasi selama 3-5 hari, atau pupuk kandang cair dengan perbandingan 1:10 (pupuk : air). Siramkan 200-300 ml per tanaman pada pagi atau sore hari.

Pada musim hujan, kurangi frekuensi pemupukan menjadi 3 minggu sekali karena air hujan dapat menyebabkan pencucian unsur hara. Sebaliknya, di musim kemarau, tingkatkan frekuensi menjadi 10 hari sekali untuk menjaga kelembaban dan ketersediaan nutrisi. Jika daun tampak pucat atau pertumbuhan lambat, semprotkan pupuk daun organik (misal ekstrak daun gamal atau urine kelinci yang diencerkan 1:20) setiap 2 minggu.

Hindari penggunaan pupuk kimia berlebihan karena dapat merusak tekstur daun dan mengurangi cita rasa. Pohpohan yang dipupuk organik cenderung lebih renyah dan tidak pahit. Panen dapat dilakukan 30-40 hari setelah tanam dengan memetik pucuk daun. Setelah panen, beri pupuk organik cair lagi untuk merangsang pertumbuhan tunas baru. Dengan pemupukan tepat, pohpohan bisa dipanen hingga 5-6 kali dalam satu siklus tanam.

Langkah-langkah

  1. Siapkan media tanam: campur tanah, pupuk kandang matang, dan sekam bakar dengan perbandingan 1:1:1. Diamkan selama 1 minggu sebelum tanam.
  2. Tanam bibit pohpohan (stek batang atau anakan) dengan jarak 20x20 cm. Siram secukupnya setiap hari selama 2 minggu pertama.
  3. Mulai pemupukan susulan pada minggu ke-3 setelah tanam. Gunakan pupuk organik cair (air leri fermentasi atau pupuk kandang cair) dengan dosis 200 ml per tanaman, setiap 2 minggu sekali.
  4. Lakukan pemupukan daun (foliar) jika pertumbuhan lambat: semprotkan ekstrak daun gamal atau urine kelinci encer (1:20) setiap 2 minggu pada pagi hari.
  5. Setelah panen pertama (hari ke-30-40), beri pupuk organik cair lagi untuk merangsang tunas baru. Ulangi pemupukan setiap 2 minggu hingga panen berikutnya.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kapan waktu terbaik memupuk pohpohan?

Pemupukan susulan dilakukan setiap 2 minggu sekali, pagi atau sore hari. Hindari pemupukan saat hujan deras.

Pupuk apa yang paling cocok untuk pohpohan?

Pupuk organik seperti pupuk kandang (ayam/sapi), kompos, atau pupuk organik cair (air leri fermentasi, urine kelinci encer).

Berapa dosis pupuk kandang untuk pohpohan?

Untuk pemupukan dasar, 1-2 kg pupuk kandang matang per meter persegi. Untuk susulan, gunakan pupuk organik cair 200-300 ml per tanaman.

Apakah pohpohan perlu pupuk kimia?

Tidak disarankan. Pupuk kimia dapat membuat daun keras dan pahit. Pohpohan lebih cocok dengan pupuk organik.

Mengapa daun pohpohan saya menguning?

Bisa karena kekurangan nitrogen atau kelebihan air. Perbaiki drainase dan beri pupuk organik cair kaya nitrogen seperti air leri.

Bagaimana cara membuat pupuk organik cair sendiri untuk pohpohan?

Fermentasi air cucian beras selama 3-5 hari dalam wadah tertutup, lalu encerkan dengan air 1:1 sebelum digunakan.

Lebih lanjut tentang Pohpohan

Panduan terkait

Pemupukan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.