Pengolahan lahan dilakukan dengan menggemburkan tanah setinggi 20 hingga 30 cm dan lebar bedengan 100 cm. Taburkan pupuk kandang matang sebanyak 1 hingga 2 kg per meter persegi serta atur jarak tanam ideal 25 x 25 cm. Pada musim hujan, peninggian bedengan hingga 30 cm sangat penting untuk mencegah genangan air yang memicu pembusukan akar kailan.
Perawatan rutin mencakup penyiraman 1 sampai 2 kali sehari pada musim kemarau dan penyiangan gulma setiap 10 hari sekali. Berikan pupuk organik cair setiap 7 hari sekali dengan cara dikocor pada area perakaran. Waspadai serangan ulat grayak dan kutu daun dengan melakukan pembersihan gulma secara berkala serta pemasangan perangkap kuning.
Pemanenan kailan dilakukan pada umur 40 hingga 50 hari setelah tanam sebelum bunga mekar sempurna. Potong batang utama menggunakan pisau tajam sekitar 3 hingga 5 cm di atas permukaan tanah pada pagi hari sebelum pukul 09.00 WIB. Kailan segar yang dipanen tepat waktu memiliki batang renyah dan daun hijau gelap berkualitas tinggi.