Cara Merawat Daun Dewa Agar Subur

Daun Dewa (Gynura procumbens) mudah dirawat asal diberi naungan cukup, penyiraman teratur, dan pemupukan organik rutin.

Jawaban singkat

Daun Dewa merupakan tanaman herbal merambat yang cocok ditanam di pekarangan rumah atau pot. Agar subur, pilih lokasi dengan naungan 50-70% karena tidak tahan sinar matahari langsung penuh. Media tanam ideal adalah campuran tanah, pupuk kandang, dan sekam padi dengan perbandingan 1:1:1. Pastikan drainase baik karena akar mudah busuk jika tergenang.

Ringkas: Daun Dewa

Cahaya
Sinar matahari penuh hingga naungan ringan (60-70%)
Penyiraman
Siram 2x sehari (kemarau) atau 1x sehari (hujan), jangan sampai becek
Musim
Sepanjang tahun, tanam awal musim hujan atau kemarau
Tingkat Kesulitan
Mudah

Stek batang lebih mudah berakar daripada biji; panen rutin merangsang pertumbuhan daun baru.

Penyiraman dilakukan 2 kali sehari (pagi dan sore) saat musim kemarau, cukup 1 kali sehari saat musim hujan. Gunakan air secukupnya hingga media lembap, jangan sampai becek. Pupuk organik cair dari kotoran kambing atau ayam yang difermentasi diberikan setiap 2 minggu sekali dengan dosis 1 liter per tanaman dewasa. Alternatifnya, taburkan pupuk kandang granular 1 genggam per tanaman setiap 1 bulan.

Pemangkasan rutin setiap 2-3 bulan untuk merangsang pertumbuhan tunas baru dan menjaga tanaman tidak terlalu rimbun. Potong batang yang sudah tua atau kering, sisakan 3-4 ruas dari pangkal. Pangkasan bisa dijadikan stek untuk perbanyakan. Daun siap panen setelah 2-3 bulan tanam, petik daun muda dari pucuk atau samping.

Hama yang sering menyerang adalah kutu daun dan ulat. Semprot dengan larutan bawang putih (5 siung blender + 1 liter air, diamkan semalam) setiap 1 minggu sekali sebagai pencegahan. Jika serangan berat, konsultasikan ke penyuluh untuk pestisida nabati lain. Daun Dewa juga sensitif terhadap jamur akar jika terlalu basah, jadi jaga drainase.

Langkah-langkah

  1. Siapkan stek batang sepanjang 15-20 cm dengan 3-4 ruas, buang daun bagian bawah, lalu tancapkan ke media tanam sedalam 5 cm.
  2. Siram stek setiap hari dan tempatkan di area teduh selama 2 minggu hingga akar tumbuh.
  3. Setelah 1 bulan, pindahkan ke pot atau lahan dengan naungan paranet 50%.
  4. Panen daun pertama setelah 2-3 bulan, petik 3-4 daun per tanaman setiap 1-2 minggu.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Mengapa daun Daun Dewa saya menguning?

Penyebab utama: kelebihan air (drainase buruk) atau kekurangan sinar matahari. Periksa lubang pot, kurangi penyiraman, dan pastikan mendapat cahaya tidak langsung yang cukup.

Berapa lama Daun Dewa bisa dipanen?

Panen pertama bisa dilakukan 2-3 bulan setelah tanam. Selanjutnya petik setiap 1-2 minggu dengan memilih daun yang sudah cukup besar.

Apakah Daun Dewa bisa ditanam di dataran rendah?

Bisa, asal diberi naungan dan penyiraman teratur. Suhu optimal 25-30°C, cocok untuk dataran rendah hingga 1000 mdpl.

Bagaimana cara memperbanyak Daun Dewa?

Perbanyakan paling mudah dengan stek batang. Potong batang sepanjang 15 cm, tanam di media lembap, dan letakkan di tempat teduh. Akar tumbuh dalam 2 minggu.

Hama apa yang sering menyerang Daun Dewa?

Kutu daun dan ulat grayak. Semprot dengan larutan bawang putih atau gunakan predator alami seperti ladybug. Hindari pestisida kimia keras.

Lebih lanjut tentang Daun Dewa

Panduan terkait

Perawatan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.