Penyakit busuk lunak (Erwinia carotovora) menyerang pangkal batang dan daun bagian bawah, menyebabkan jaringan basah, berair, dan berbau busuk. Biasanya terjadi setelah luka fisik atau serangan hama. Embun tepung (Erysiphe cruciferarum) ditandai bercak putih tepung pada permukaan daun, kemudian daun menguning dan kering. Bercak daun (Alternaria spp.) berupa bercak coklat kehitaman dengan lingkaran konsentris, sering pada daun tua.
Pengendalian dimulai dengan sanitasi lahan: bersihkan sisa tanaman, atur drainase, dan jarak tanam (20-30 cm) untuk sirkulasi udara. Jika serangan ringan, semprot dengan fungisida nabati seperti ekstrak bawang putih (3 siung/ liter air) atau larutan soda kue (1 sendok teh/ liter) setiap 3-5 hari. Untuk serangan berat, konsultasikan dengan penyuluh setempat untuk rekomendasi fungisida kimia yang sesuai.
Pencegahan lebih baik: gunakan benih sehat, lakukan rotasi tanaman dengan non-Brassica (misal bayam, kangkung) minimal 2 tahun, dan hindari penyiraman berlebihan. Pantau tanaman setiap hari, terutama saat musim hujan. Jika tanaman mati, segera cabut dan bakar jangan dibiarkan di lahan.