Kekurangan nitrogen biasanya dimulai dari daun tua yang menguning merata, diikuti pertumbuhan lambat. Solusinya dengan memberikan pupuk organik kaya nitrogen seperti pupuk kandang atau kompos sebanyak 2-3 kg per meter persegi saat tanam, dan ulangi setiap 2 minggu dengan pupuk cair organik (misal urine sapi diencerkan 1:10). Hindari pemberian pupuk kimia urea berlebihan karena dapat merusak tanah.
Penyiraman berlebihan menyebabkan daun menguning dan layu, terutama saat musim hujan. Tatsoi butuh drainase baik; jika tanah tergenang, buat bedengan tinggi 20-30 cm dan kurangi frekuensi penyiraman menjadi 2-3 kali seminggu saat kemarau, atau hentikan sama sekali saat hujan. Periksa juga apakah ada gejala busuk akar (akar coklat, berbau) yang memerlukan perbaikan drainase dan pengapuran.
Serangan hama kutu daun (Aphididae) menyebabkan daun menguning, keriting, dan lengket karena embun madu. Semprot dengan air sabun (1 sendok sabun cair per liter air) setiap 3-4 hari selama 2 minggu. Untuk penyakit layu bakteri (Ralstonia solanacearum), daun menguning mendadak dan layu permanen; cabut dan bakar tanaman sakit, lalu rotasi tanaman dengan kacang-kacangan minimal 2 musim. Jika gejala berlanjut, konsultasikan dengan penyuluh pertanian setempat.