Penyakit Temulawak: Gejala dan Cara Mengobati Saat Musim Hujan

Mengenali dan mengatasi penyakit utama tanaman temulawak seperti layu bakteri dan busuk rimpang agar panen tetap melimpah di musim hujan.

Jawaban singkat

Memasuki puncak musim hujan dari bulan November hingga Maret, budidaya temulawak menghadapi tantangan besar berupa tingginya kelembapan udara di atas 85 persen yang memicu perkembangan berbagai patogen. Kondisi tanah yang basah dan tergenang membuat rimpang temulawak sangat rentan terhadap infeksi jamur dan bakteri parasit.

Ringkas: Temulawak

Cahaya
Cahaya matahari penuh hingga naungan ringan (70-100%)
Penyiraman
Siram 2-3 hari sekali pada musim kemarau, jaga agar tidak tergenang
Musim
Awal musim hujan (Oktober - November)
Tingkat Kesulitan
Mudah

Membutuhkan tanah gembur dan kaya bahan organik untuk perkembangan rimpang maksimal.

Penyakit yang paling sering merusak pertanaman temulawak adalah layu bakteri dan busuk rimpang pythium. Lahan dengan drainase buruk serta tekstur tanah liat berisiko tinggi mengalami kehilangan hasil hingga 60 persen jika genangan air dibiarkan menumpuk lebih dari 24 jam tanpa penanganan.

Untuk mencegah penyebaran infeksi, buatlah bedengan setinggi 30 sampai 40 cm dengan lebar 100 cm serta jarak antar bedengan 40 cm. Berikan agens hayati Trichoderma sp. sebanyak 20 gram per lubang tanam atau perbaiki struktur tanah menggunakan pupuk kandang matang sebanyak 10 ton per hektar sebelum masa tanam.

Lakukan sanitasi lahan secara berkala dengan membuang daun terserang dan rotasi tanaman menggunakan komoditas non-inang seperti jagung atau kedelai selama 1 hingga 2 musim tanam. Langkah ini terbukti efektif menurunkan populasi patogen tular tanah yang mengendap di lahan temulawak.

Penyebab & Cara Mengatasi

Layu Bakteri (Ralstonia solanacearum)

Ciri: Daun menguning mulai dari bawah lalu melayu dengan cepat, bagian dalam rimpang membusuk dan mengeluarkan lendir berbau busuk saat dipotong.

Solusi: Cabut tanaman terinfeksi beserta tanah di sekitarnya, bakar jauh dari lahan, lalu taburkan kapur pertanian pada bekas lubang tanam.

Busuk Rimpang (Pythium sp.)

Ciri: Pangkal batang semu melunak dan berwarna cokelat kehitaman, rimpang membusuk basah tanpa lendir dan berbau asam.

Solusi: Perbaiki drainase agar tidak ada air menggenang, siramkan suspensi agens hayati Trichoderma pada pangkal tanaman sehat sekitarnya.

Bercak Daun (Cercospora sp.)

Ciri: Terdapat bercak-bercak lonjong berwarna cokelat dengan tepi keabuan pada helai daun, daun meliuk dan mengering prematur.

Solusi: Pangkas daun yang terinfeksi parah, semprotkan fungisida hayati berbasis Bacillus subtilis atau fungisida tembaga sesuai petunjuk kemasan.

Langkah-langkah

  1. Lakukan pemeriksaan rutin pada pertanaman temulawak minimal 2 kali seminggu, terutama pada pangkal batang dan permukaan daun.
  2. Segera cabut dan musnahkan tanaman yang menunjukkan gejala layu atau busuk rimpang agar tidak menulari tanaman lain di sekitarnya.
  3. Dalamkan saluran drainase di sekeliling bedengan hingga kedalaman 50 cm untuk memastikan air hujan langsung mengalir lancar.
  4. Aplikasikan agens hayati atau pestisida ramah lingkungan pada tanaman yang masih sehat sesuai petunjuk kemasan produk.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah temulawak yang rimpangnya busuk masih bisa diselamatkan?

Rimpang yang sudah membusuk akibat bakteri atau jamur tidak dapat diselamatkan dan harus segera dimusnahkan agar tidak menularkan patogen ke tanaman lain.

Mengapa penyakit temulawak makin ganas saat musim hujan?

Kelembapan udara yang tinggi dan tingginya kadar air tanah memicu spora jamur serta bakteri berkembang biak dan menyebar cepat melalui cipratan air hujan.

Berapa tinggi bedengan ideal untuk temulawak di musim hujan?

Bedengan sebaiknya dibuat dengan tinggi 30 hingga 40 cm agar perakaran dan rimpang tidak terendam air hujan.

Apakah pupuk kandang bisa menyebabkan penyakit pada temulawak?

Pupuk kandang yang belum matang sempurna dapat membawa patogen tanah dan merusak akar karena proses fermentasi yang belum selesai. Gunakan selalu pupuk kandang yang sudah matang dan terfermentasi baik.

Lebih lanjut tentang Temulawak

Panduan terkait

Penyakit & Solusi, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.