Penyiraman dilakukan 2 kali sehari pada musim kemarau (pagi dan sore) dan cukup 1 kali sehari saat musim hujan, kecuali jika hujan turun. Hindari penyiraman berlebihan yang menyebabkan akar busuk. Mulsa organik seperti jerami atau serbuk gergaji setebal 5-10 cm di sekitar batang membantu menjaga kelembaban tanah dan menekan gulma.
Pemupukan dilakukan setiap 3 bulan sekali. Gunakan pupuk kandang matang (2-3 kg per pohon) atau kompos. Pada musim hujan, tambahkan NPK 16-16-16 sebanyak 100-150 gram per pohon. Sebelum musim buah (umumnya awal musim hujan), beri pupuk dengan kandungan fosfor dan kalium lebih tinggi untuk merangsang pembungaan dan pembuahan.
Pemangkasan dilakukan pada cabang-cabang yang kering, sakit, atau tumbuh ke dalam (crossing). Pangkas juga tunas air yang tumbuh di batang utama. Lakukan pemangkasan ringan setiap 6 bulan dan pemangkasan berat setelah panen raya (biasanya setelah musim hujan). Perhatikan hama seperti ulat daun dan kutu putih; kendalikan secara manual atau dengan pestisida nabati seperti ekstrak daun mimba.