Busuk akar biasanya disebabkan oleh jamur Fusarium atau Phytophthora yang menyerang saat musim hujan atau drainase buruk. Ciri khasnya: daun layu mendadak meski tanah lembab, batang bawah menghitam dan lunak, serta akar berwarna cokelat kehitaman dan berbau. Jika tanaman dicabut, akar mudah putus dan terlihat membusuk. Penyakit ini menular melalui air tanah dan sisa tanaman sakit.
Bercak daun disebabkan oleh jamur Cercospora atau Colletotrichum. Gejalanya: bercak kecil bulat berwarna cokelat keabu-abuan dengan tepi kuning di permukaan daun. Bercak membesar dan menyatu, menyebabkan daun mengering dan gugur. Penyakit ini menyebar melalui percikan air hujan atau alat panen yang terkontaminasi. Kelembaban tinggi dan tanaman terlalu rapat memicu serangan.
Untuk mengobati, langkah pertama adalah memotong bagian tanaman yang sakit dan membakarnya. Perbaiki drainase dengan membuat bedengan tinggi, jangan menanam terlalu rapat (jarak tanam minimal 2 m). Semprot dengan fungisida nabati seperti ekstrak bawang putih (5 siung/liter air, diamkan semalam) atau larutan kunyit (100 gr/liter air) setiap 5-7 hari selama 3 minggu. Jika serangan parah, konsultasikan ke BPP setempat untuk fungisida kimia yang sesuai.