Pemupukan oregano perlu disesuaikan dengan fase pertumbuhan. Pada awal tanam (0-30 HST), gunakan pupuk kandang matang (2-3 kg/m2) atau kompos (1-2 kg/m2) yang dicampur rata dengan tanah. Setelah tanaman berumur 30 hari, berikan pupuk NPK 16-16-16 sebanyak 5-10 gram per tanaman setiap 2 minggu sekali. Pada fase vegetatif (30-60 HST), tingkatkan nitrogen dengan tambahan pupuk urea 2-3 gram per tanaman atau siraman air fermentasi daun gamal/lamtoro setiap 10 hari.
Saat memasuki fase pembungaan (60-90 HST), kurangi nitrogen dan tingkatkan fosfor dan kalium untuk merangsang minyak atsiri. Gunakan pupuk NPK 10-20-20 atau TSP 5 gram + KCl 3 gram per tanaman setiap 3 minggu. Untuk hasil panen daun terbaik, petik pucuk secara rutin agar tanaman tetap rimbun. Hindari pemupukan berlebihan karena dapat menyebabkan daun lunak dan rentan hama.
Pemupukan organik cair juga sangat dianjurkan. Buat sendiri dari 1 kg kotoran kambing + 100 ml molase + 10 liter air, difermentasi 7-10 hari, lalu encerkan 1:10 dan siramkan 200 ml per tanaman setiap minggu. Pada musim hujan, kurangi frekuensi pemupukan menjadi sebulan sekali karena risiko pencucian hara. Selalu perhatikan kondisi tanaman: daun hijau tua menandakan nitrogen cukup, daun menguning berarti perlu nitrogen, daun tepi coklat bisa kelebihan pupuk.