Pemupukan dasar dilakukan saat tanam dengan memberikan pupuk kandang matang sebanyak 10-15 ton per hektar. Campurkan pupuk kandang ke dalam lubang tanam atau alur. Selain itu, berikan pupuk NPK 15-15-15 sebanyak 300-400 kg per hektar sebagai pupuk dasar. Pupuk ini diberikan bersamaan dengan pupuk kandang atau seminggu setelah tanam.
Pemupukan susulan pertama dilakukan pada umur 3-4 bulan setelah tanam. Gunakan pupuk NPK 15-15-15 sebanyak 200-300 kg per hektar. Pemupukan susulan kedua diberikan pada umur 6-8 bulan dengan dosis yang sama. Pada masa pertumbuhan vegetatif, tanaman membutuhkan nitrogen cukup, namun jangan berlebihan karena dapat menurunkan kualitas minyak. Di musim kemarau, pemupukan sebaiknya dikurangi atau diikuti dengan penyiraman.
Pemupukan organik tambahan seperti kompos atau pupuk hijau dapat diberikan setiap 6 bulan untuk memperbaiki struktur tanah. Hindari pemupukan nitrogen tinggi pada fase pembentukan akar (setelah 12 bulan) karena akan merangsang pertumbuhan daun dan mengurangi akumulasi minyak di akar. Panen akar biasanya dilakukan pada umur 18-24 bulan. Setelah panen, lakukan pemupukan untuk persiapan ratoon (tanaman kembali).