Panduan Lengkap Menanam Akar Wangi dari Awal sampai Panen

Akar wangi (Vetiveria zizanioides) adalah tanaman perkebunan bernilai tinggi yang mudah ditanam di Indonesia sepanjang tahun, dengan panduan ini Anda bisa memulai dari pembibitan hingga panen.

Jawaban singkat

Akar wangi (Vetiveria zizanioides) adalah tanaman rumput-rumputan yang menghasilkan minyak atsiri dari akarnya. Tanaman ini cocok ditanam di Indonesia sepanjang tahun, baik musim hujan maupun kemarau, asalkan drainase baik. Akar wangi tumbuh optimal di ketinggian 0-1200 mdpl dengan curah hujan 1000-2000 mm/tahun. Bibit diperoleh dari anakan (split) rumpun induk berumur minimal 8 bulan. Pilih anakan yang memiliki minimal 3-5 tunas dan akar sehat. Sebelum tanam, rendam akar dalam air bersih selama 1-2 jam untuk merangsang pertumbuhan.

Ringkas: Akar Wangi

Cahaya
Sinar matahari penuh (minimal 6 jam/hari)
Penyiraman
Siram 2-3 kali seminggu, lebih sering saat kemarau, hindari genangan
Musim
Tanam sepanjang tahun, awal musim hujan lebih baik
Tingkat Kesulitan
Mudah

Tanaman ini tahan kekeringan dan erosi, cocok untuk konservasi tanah

Persiapan lahan dilakukan dengan membersihkan gulma dan mengolah tanah sedalam 30-40 cm. Buat bedengan selebar 1-1,2 m, tinggi 20-30 cm, dengan jarak antar bedengan 40-50 cm. Beri pupuk dasar berupa pupuk kandang matang 10-15 ton/ha atau 2-3 kg per meter bedengan. Tanam anakan dengan jarak tanam 40x40 cm atau 50x50 cm, tergantung kesuburan tanah. Masukkan anakan ke lubang tanam sedalam 10-15 cm, padatkan tanah di sekitar pangkal batang. Penanaman sebaiknya dilakukan di awal musim hujan atau pada saat tanah lembab.

Pemeliharaan meliputi penyiraman rutin 2-3 kali seminggu pada musim kemarau, penyiangan gulma setiap 2-3 minggu sekali, dan pemupukan susulan. Beri pupuk NPK 15-15-15 sebanyak 100-150 kg/ha atau 20-30 gram per tanaman setiap 3 bulan. Lakukan pembumbunan (menimbun pangkal batang dengan tanah) setiap 2-3 bulan untuk merangsang pertumbuhan akar. Pemangkasan daun dilakukan jika sudah terlalu rimbun, sisakan tinggi 30-40 cm dari permukaan tanah. Hama utama adalah ulat daun dan kutu akar; kendalikan dengan insektisida nabati seperti ekstrak daun mimba sesuai petunjuk label.

Panen akar wangi dilakukan pada umur 12-18 bulan setelah tanam, ditandai dengan daun mulai menguning dan rebah. Cara panen: gali rumpun dengan cangkul, bersihkan tanah dari akar, potong batang dan daun, lalu cuci akar hingga bersih. Akar segar dijemur di bawah sinar matahari selama 3-5 hari hingga kadar air 10-12%. Hasil panen akar kering berkisar 2-4 ton/ha. Akar kering siap dijual ke penyuling minyak atsiri atau langsung disuling sendiri. Simpan akar kering di tempat kering dan sejuk dalam karung goni.

Langkah-langkah

  1. Pilih bibit anakan dari rumpun induk berumur minimal 8 bulan dengan 3-5 tunas sehat, rendam akar dalam air bersih 1-2 jam sebelum tanam.
  2. Siapkan lahan dengan membersihkan gulma, olah tanah sedalam 30-40 cm, buat bedengan lebar 1-1,2 m, tinggi 20-30 cm, jarak antar bedengan 40-50 cm.
  3. Beri pupuk dasar pupuk kandang matang 10-15 ton/ha, tanam anakan dengan jarak 40x40 cm atau 50x50 cm, padatkan tanah di pangkal batang.
  4. Lakukan penyiraman rutin, penyiangan setiap 2-3 minggu, pemupukan NPK 100-150 kg/ha setiap 3 bulan, pembumbunan setiap 2-3 bulan, dan panen pada umur 12-18 bulan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa syarat tumbuh akar wangi?

Akar wangi tumbuh baik di dataran rendah hingga 1200 mdpl, dengan curah hujan 1000-2000 mm/tahun, pH tanah 5-7, drainase baik, dan sinar matahari penuh.

Berapa lama akar wangi bisa dipanen?

Panen pertama bisa dilakukan pada umur 12-18 bulan setelah tanam. Rumpun dapat dipanen setiap 12-18 bulan sekali hingga 3-4 tahun.

Bagaimana cara memperbanyak bibit akar wangi?

Perbanyak dengan pemisahan anakan (split) dari rumpun induk. Satu rumpun induk menghasilkan 10-30 anakan per tahun. Anakan siap tanam setelah memiliki 3-5 tunas.

Apa hama utama akar wangi?

Hama utama adalah ulat daun (Spodoptera sp.) dan kutu akar (Pseudococcus sp.). Pengendalian dengan insektisida nabati atau konsultasi ke BPP.

Apakah akar wangi bisa ditanam di pot?

Bisa, gunakan pot berdiameter minimal 40 cm dan kedalaman 50 cm. Isi dengan campuran tanah, pasir, dan kompos (2:1:1). Siram rutin dan beri pupuk NPK 5 gram per pot setiap 2 bulan.

Bagaimana cara mengeringkan akar wangi yang benar?

Jemur akar yang sudah dicuci bersih di bawah sinar matahari langsung selama 3-5 hari. Balik setiap hari agar kering merata. Kadar air akhir 10-12%.

Lebih lanjut tentang Akar Wangi

Panduan terkait

Cara Menanam, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.