Pertama, periksa apakah ada bercak kuning yang menyebar dari tepi daun atau tulang daun. Jika daun menguning merata dan disertai layu, kemungkinan karena kekurangan nitrogen. Pemupukan dengan pupuk kandang atau kompos yang matang sebanyak 5-10 kg per tanaman setiap 3 bulan dapat membantu. Jika daun muda menguning dengan urat hijau, itu gejala klorosis karena kekurangan zat besi; semprotkan larutan chelated iron sesuai dosis pada label.
Kedua, amati keberadaan hama. Kutu putih (Planococcus) dan tungau merah (Tetranychus) sering menyerang daun kemukus. Daun yang terserang kutu putih akan menguning dan terdapat embun madu yang lengket, sedangkan tungau menyebabkan bercak kuning kecil dan jaring halus. Untuk kutu putih, semprot dengan air sabun (1 sendok sabun cuci piring per liter air) setiap 3 hari selama 2 minggu. Untuk tungau, tingkatkan kelembaban dengan menyemprot air pada pagi dan sore hari.
Ketiga, penyakit jamur seperti antraknosa (Colletotrichum) dan bercak daun (Cercospora) juga dapat menyebabkan daun menguning. Antraknosa menimbulkan bercak coklat kehitaman dengan tepi kuning, sedangkan bercak daun Cercospora berupa bercak abu-abu dengan halo kuning. Kurangi kelembaban dengan memperbaiki drainase dan memangkas cabang yang rapat. Jika parah, konsultasikan dengan penyuluh untuk rekomendasi fungisida yang sesuai.