Pemupukan dilakukan setiap 3–4 bulan dengan pupuk organik (pupuk kandang 5–10 kg per rumpun) dan pupuk NPK (15-15-15) sebanyak 200–300 gram per rumpun. Pada musim hujan, kurangi dosis pupuk kimia 50% untuk mencegah pencucian hara. Tambahkan dolomit 1–2 kg per rumpun setahun sekali jika pH tanah di bawah 5,5.
Penyiraman rutin 2–3 kali seminggu pada musim kemarau, terutama saat tanaman berumur 0–6 bulan. Mulsa jerami atau sabut kelapa setebal 5–10 cm di sekitar pangkal batang membantu menjaga kelembaban dan menekan gulma. Lakukan penyiangan gulma setiap 2–4 minggu, terutama pada tahun pertama.
Pemangkasan anakan (sucker) dilakukan setiap 3–4 bulan, sisakan 3–4 anakan produktif per rumpun. Buang daun kering dan pelepah yang sakit untuk mencegah hama. Pengendalian hama utama (ulat penggulung daun, kutu daun) dengan insektisida nabati seperti ekstrak mimba atau konsultasi ke BPP setempat untuk rekomendasi sesuai kondisi lapangan.