Pemupukan dilakukan secara bertahap: pupuk kandang 10–15 kg per pohon setiap 6 bulan, ditambah NPK 15-15-15 sebanyak 200–300 gram per pohon setiap 3 bulan pada musim hujan. Penyiraman hanya diperlukan saat musim kemarau panjang (Juli–September) dengan frekuensi 2–3 kali seminggu. Mulsa organik dari jerami atau alang-alang setebal 5–10 cm membantu menjaga kelembaban tanah dan menekan gulma.
Pemangkasan dilakukan pada umur 2–3 tahun untuk membentuk tajuk yang terbuka. Buang cabang yang tumbuh ke dalam, cabang sakit, atau cabang yang saling bersilangan. Lakukan pemangkasan ringan setiap 6 bulan setelah panen. Untuk tanaman kina yang sudah menghasilkan (umur 5–7 tahun), panen dilakukan dengan memotong batang setinggi 30 cm dari tanah, lalu biarkan tunas baru tumbuh (sistem coppice).
Hama utama kina adalah penggerek batang (Zeuzera coffeae) dan ulat daun (Hyposidra talaca). Untuk pengendalian, gunakan musuh alami seperti semut rangrang atau aplikasi insektisida nabati dari ekstrak biji mimba. Penyakit yang sering muncul adalah busuk akar (Phytophthora sp.) dan bercak daun (Cercospora sp.). Pastikan drainase baik dan hindari genangan. Jika ada tanaman terserang berat, segera cabut dan bakar untuk mencegah penularan.