Kacang Hijau, Panduan Tepat Waktu dan Cara Panen Kacang Hijau
Wikimedia Commons

Panduan Tepat Waktu dan Cara Panen Kacang Hijau

Waktu dan cara panen kacang hijau yang tepat ditentukan oleh perubahan warna polong menjadi hitam atau cokelat kering pada umur 60 hingga 75 hari setelah tanam.

Jawaban singkat

Kacang hijau (Vigna radiata) umumnya siap dipanen pada umur 60 hingga 75 hari setelah tanam (HST), tergantung pada varietas unggul yang digunakan seperti Vima atau Kutilang. Ciri fisik utama polong yang siap panen adalah perubahan warna kulit polong dari hijau menjadi hitam kecokelatan atau cokelat tua serta terasa renyah dan mengering saat ditekan. Pada fase ini, sebagian besar daun tanaman mulai menguning dan rontok alami, menandakan translokasi nutrisi ke biji telah selesai sempurna.

Ringkas: Kacang Hijau

Cahaya
Penuh (minimal 8 jam sehari)
Penyiraman
Sedang (tahan kering, hindari genangan)
Musim
Akhir musim hujan atau awal kemarau
Tingkat Kesulitan
Mudah

Sangat responsif terhadap pemupukan fosfor dan ketersediaan sinar matahari.

Pemetikan polong kacang hijau sebaiknya dilakukan secara bertahap, biasanya 2 hingga 3 kali petik dengan interval 3 sampai 5 hari, karena kemasakan polong pada satu hamparan tidak terjadi serempak. Lakukan pemetikan pada pagi hari setelah embun mengering sekitar pukul 08.00 hingga 10.00 WIB, atau pada sore hari ketika terik matahari mereda. Memetik di tengah hari yang sangat panas berisiko menyebabkan polong kering mudah pecah (shattering) di batang sehingga banyak biji tercecer dan terbuang sia-sia.

Setelah dipetik, polong kacang hijau harus segera dijemur di atas terpal bersih atau lantai jemur di bawah sinar matahari penuh selama 2 sampai 3 hari hingga kadar air biji turun mencapai 10 hingga 12 persen. Tanda polong yang sudah cukup kering adalah kulitnya mudah pecah hanya dengan remasan tangan atau dipukul perlahan menggunakan pemukul kayu beralas. Biji yang sudah terlepas kemudian ditampi untuk memisahkan kotoran, kulit polong, dan biji yang keriput atau rusak.

Penyimpanan biji kacang hijau hasil panen wajib memperhatikan kebersihan dan kekeringan wadah untuk mencegah serangan kumbang bubuk (Callosobruchus chinensis). Simpan biji kering dalam karung goni berlapis plastik atau jeriken plastik kedap udara di ruangan yang kering, berventilasi baik, dan diberi alas palet kayu agar tidak bersentuhan langsung dengan lantai semen. Pemeriksaan berkala setiap 2 minggu sangat dianjurkan untuk memastikan kondisi simpanan tetap bebas hama gudang dan jamur.

Langkah-langkah

  1. Identifikasi kematangan polong di lahan dengan memastikan minimal 80 persen polong pada pertanaman telah berubah warna menjadi hitam atau cokelat tua kering.
  2. Petik polong satu per satu menggunakan tangan secara hati-hati pada pagi hari (pukul 08.00-10.00) agar tanaman tidak patah dan polong tidak pecah di lahan.
  3. Jemur polong di atas terpal bersih di bawah terik matahari penuh selama 2-3 hari hingga kulit polong rapuh dan kadar air biji berkisar 10-12 persen.
  4. Lakukan perontokan dengan cara memasukkan polong ke dalam karung lalu dipukul perlahan dengan kayu, kemudian tampi biji hingga bersih dari kotoran sebelum disimpan dalam wadah kedap udara.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa kali panen kacang hijau dapat dilakukan dalam satu musim tanam?

Panen umumnya dilakukan 2 hingga 3 kali petik dengan selang waktu 3 sampai 5 hari karena polong matang secara bertahap dari bagian bawah ke ujung tanaman.

Mengapa polong kacang hijau tidak boleh dipetik saat basah oleh embun?

Polong yang basah lebih rentan terserang jamur pascapanen, proses pengeringan menjadi lebih lama, dan kulit polong menjadi liat sehingga sulit dirontokkan.

Bagaimana cara mengetahui kadar air kacang hijau sudah siap simpan tanpa alat ukur?

Biji yang sudah kering optimal (kadar air 10-12 persen) akan berbunyi gemerincing nyaring saat digoyang dalam wadah dan tidak berbekas saat ditekan kuat dengan kuku.

Apakah tanaman kacang hijau langsung dicabut saat panen?

Tidak, panen dilakukan dengan memetik polongnya saja. Tanaman baru dicabut atau dibabat setelah pemetikan terakhir untuk dijadikan mulsa atau pupuk hijau penyubur tanah.

Lebih lanjut tentang Kacang Hijau

Panduan terkait

Panen, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.