Panduan Pemupukan Gembili yang Tepat untuk Hasil Umbi Melimpah

Pemupukan gembili yang tepat memerlukan kombinasi bahan organik saat pengolahan tanah serta pupuk susulan kaya kalium pada fase pembentukan umbi.

Jawaban singkat

Gembili (Dioscorea esculenta) merupakan tanaman pangan lokal sumber karbohidrat yang membutuhkan hara seimbang untuk menghasilkan umbi berukuran optimal. Pemupukan awal dimulai saat pengolahan tanah pada awal musim hujan dengan pemberian pupuk kandang sapi atau ayam yang sudah matang sebanyak 1,5 hingga 2 kilogram per lubang tanam atau sekitar 10 sampai 15 ton per hektar. Pemberian bahan organik ini berfungsi memperbaiki struktur tanah regosol atau latosol agar tetap gembur, sehingga akar gembili dapat menembus tanah dan membentuk umbi dengan mudah.

Ringkas: Gembili

Cahaya
Sinar matahari penuh (6-8 jam sehari)
Penyiraman
Sedang, siram 2-3 kali seminggu saat kemarau
Musim
Awal musim hujan (Oktober-November)
Tingkat Kesulitan
Sedang

Membutuhkan media tanah yang sangat gembur dan turus bambu untuk merambat.

Fase vegetatif gembili berlangsung pada umur 1 hingga 2 bulan setelah tanam (MST), di mana tanaman sangat membutuhkan unsur nitrogen dan fosfor untuk memperkuat pertunasan serta perakaran. Pada tahap ini, berikan pupuk gembili berupa NPK seimbang dengan dosis sekitar 15 sampai 20 gram per tanaman. Pemupukan dilakukan dengan melingkar sejauh 10 hingga 15 sentimeter dari pangkal batang utama, kemudian ditutup kembali dengan tanah tipis dan disiram secukupnya untuk mengoptimalkan penyerapan hara.

Memasuki fase generatif atau pembentukan umbi pada umur 3 hingga 4 MST (sekitar 90 sampai 120 hari setelah tanam), kebutuhan kalium meningkat secara drastis. Berikan pupuk susulan kedua yang memiliki kandungan kalium tinggi, seperti kombinasi pupuk NPK dan pupuk kalium tunggal dengan dosis 25 gram per tanaman. Unsur kalium sangat krusial untuk mentranslokasikan hasil fotosintesis dari daun ke dalam jaringan umbi, sehingga isi umbi menjadi padat, berukuran besar, dan tidak berair.

Frekuensi pemberian pupuk susulan pada tanaman gembili sebaiknya dilakukan sebanyak dua hingga tiga kali sepanjang siklus tanam yang berlangsung selama 7 sampai 9 bulan. Pada musim kemarau, pemupukan wajib diimbangi dengan penyiraman rutin sebanyak 2 sampai 3 liter per tanaman setiap 3 hari sekali agar pupuk dapat terlarut sempurna. Sebaliknya pada puncak musim hujan, pastikan gulma di sekitar gundukan tanah dibersihkan dan lakukan pembumbunan ulang agar pupuk tidak terhanyut oleh limpasan air hujan.

Langkah-langkah

  1. Siapkan lubang tanam berukuran 30x30x30 cm dan campurkan 2 kg pupuk kandang matang serta 10 gram pupuk fosfat sebagai pemupukan dasar.
  2. Lakukan pemupukan susulan pertama pada umur 30 hari setelah tanam menggunakan 20 gram pupuk NPK seimbang per tanaman dengan cara ditugal di sekeliling tajuk.
  3. Berikan pemupukan susulan kedua pada umur 90 hari setelah tanam memakai 25 gram pupuk kaya kalium untuk memicu pembesaran umbi gembili.
  4. Lakukan pembumbunan tanah setinggi 15 hingga 20 cm bersamaan dengan pemupukan susulan agar pupuk tertutup rapat dan umbi terlindung dari sinar matahari.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kapan waktu terbaik memberikan pupuk dasar untuk gembili?

Pupuk dasar berupa pupuk kandang matang sebaiknya diberikan 1 hingga 2 minggu sebelum bibit gembili ditanam ke lubang tanam.

Bolehkah hanya menggunakan pupuk organik tanpa pupuk kimia untuk gembili?

Bisa, namun untuk hasil umbi yang maksimal disarankan mengombinasikan pupuk organik sebagai pembenah tanah dan pupuk kimia kaya kalium sebagai penambah hara.

Mengapa pemupukan kalium sangat penting bagi tanaman gembili?

Kalium berperan penting dalam proses pembentukan pati dan pembesaran umbi gembili sehingga bobot panen meningkat.

Bagaimana cara memupuk gembili jika ditanam di musim hujan?

Buat parit kecil di sekeliling tanaman, taburkan pupuk gembili di dalam parit tersebut, lalu segera tutup rapat dengan tanah agar pupuk tidak tergerus air hujan.

Lebih lanjut tentang Gembili

Panduan terkait

Pemupukan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.