Pengaturan penyiraman menjadi kunci utama pencegahan daun menguning pada raspberi. Saat musim kemarau, penyiraman dilakukan 2 hingga 3 kali seminggu dengan volume sekitar 1 sampai 2 liter per rumpun untuk menjaga media tetap lembap. Sebaliknya, pada musim hujan dengan curah hujan melebihi 200 mm per bulan, drainase pada guludan atau pot berdiameter 40 cm harus diperiksa secara berkala agar air tidak tergenang yang memicu pembusukan akar.
Penyebab fisiologis lain yang sering dijumpai di Indonesia adalah ketidakseimbangan pH tanah. Raspberi membutuhkan pH tanah ideal antara 6,0 hingga 6,5 untuk menyerap zat besi dan nitrogen secara optimal. Jika pH tanah melebihi 7,0 atau terlalu asam di bawah 5,5, penyerapan mikro hara akan terhambat sehingga daun muda berubah menjadi kuning dengan tulang daun yang tetap berwarna hijau.
Untuk memulihkan tanaman yang menguning, pemeliharaan rutin seperti pemangkasan batang tua dan pemberian kompos matang sebanyak 3 hingga 5 kg per rumpun setiap 3 bulan sangat dianjurkan. Pemberian mulsa organik setebal 5 cm juga membantu menjaga kestabilan suhu tanah dan kelembapan perakaran sepanjang tahun, baik pada musim hujan maupun musim kemarau.